Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Tetap Fokus Berdayakan Pengusaha Mikro di Desa

Mediaindonesia.com
21/8/2020 10:05
Tetap Fokus Berdayakan Pengusaha Mikro di Desa
Mengaku fokus pada pembiayaan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa.(Dok.Ist)

PANDEMI covid-19 memang telah melumpuhkan sektor perekonomian nasional. Banyak pelaku usaha yang terpaksa harus merumahkan karyawan dan bahkan sampai ada yang menutup usaha mereka.

Celakanya sebagian besar usaha yang terkena dampak covid-19 itu adalah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).  Padahal UMKM merupakan salah satu tulang punggung nasional. Dan sebagian juga UMKM berada di pedesaan.

Baca juga: UMKM Dapat Bantuan Subsidi Bunga 6%

Berangkat dari situ PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dengan fokus pada pembiayaan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, menghadirkan layanan terbaru yaitu A* (baca: A Star) yang menawarkan opsi pendanaan dengan tenor yang lebih singkat dan plafon pendanaan rendah.

Diungkapkan Chief Commercial Officer Amartha, Hadi Wenas, A* adalah layanan inovasi mereka yang dirancang untuk mendorong lebih banyak pihak, khususnya pendana milenial. Hal itu untuk membantu akselerasi pelaku usaha mikro dan ekonomi desa bangkit melewati masa pandemi covid-19.

"Bagi pelaku usaha mikro di desa, layanan itu bisa menjadi tambahan modal untuk fokus meningkatkan kapasitas usaha. Harapannya layanan A* dapat menarik perhatian para calon pendana baru di Amartha untuk mendapatkan bagi hasil menarik sekaligus mendukung perekonomian di desa," ujarnya.

Berbeda dengan layanan umum Amartha, A* memberikan alternatif pendanaan lebih memikat dengan tenor lebih singkat, yakni 20-40 pekan dan plafon pendanaan mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta.

"Layanan A*  dapat diakses pada marketplace Amartha, dengan ikon khusus di sebelah nama dari peminjam sebagai pembeda dengan layanan umum Amartha," katanya.

Pihaknya, kata Hadi menawarkan alternatif pendanaan berdampak sosial dengan sistem bagi hasil hingga 15% flat per tahun bagi para pendana. Selain itu, Amartha menjadi satu-satunya fintech p2p lending yang menerapkan sistem pengembalian bagi hasil bagi pendana di tiap minggu. Sehingga pendana Amartha mendapatkan kenyamanan untuk melihat catatan pendanaan tiap minggunya melalui dashboard pendana aplikasi ataupun website mereka. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya