Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 183 penumpang KM Lambelu asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tetap menjalani karantina meskipun mereka memiliki surat rapid test yang dikeluarkan dari daerah keberangkatannya. Kepala BPBD Sikka Mohammad Daeng Bakir mengatakan penumpang KM.Lambelu yang melakukan perjalanan ke Maumere telah mengantongi surat rapid test dari daerah asal keberangkatannya. Namun, meskipun mereka telah mengantongi surat rapid seluruh penumpang KM.Lambelu tetap menjalani karantina.
"Benar mereka telah kantongi surat rapid test tetapi dalam perjalanan kan mereka kontak dengan orang lain. Pemerintah tidak menghendaki adanya terjadi transmisi lokal. Jadi 183 penumpang kita karantina dulu," papar Daeng Bakir kepada mediaindonesia.com, Rabu (19/8).
Selama menjalani karantina, tim kesehatan Satgas Covid-19 Sikka akan melaksanakan pemeriksaan ulang seluruh penumpang. Bagi penumpang yang dinyatakan sehat akan diberikan surat keterangan sehat dari tim Satgas Covid-19 Sikka. Selanjutnya mereka akan dijemput kepala desa. Sedangkan dari hasil skrining ternyata ada penumpang tidak sehat, maka akan menjalani rapid test ulang dan karantina di Kantor Dinas Pariwisata dan Gedung SCC.
"Kita ingin para penumpang yang pulang ke rumah masing-masing itu, tidak ada penolakan dari warga karena sudah mengantongi surat keterangan sehat dari Satgas Covid-19 Sikka. Saat berada di rumah, mereka masih akan menjalani karantina selama 14 hari. Selama mereka karantina di rumah akan dipantau langsung oleh tim kesehatan covid-19 yang ada di tingkat desa dan kecamatan," terang Daeng Bakir.
baca juga: 51 Tenaga Medis dan Pegawai di RS Daud Arif Jalani Swab Test
Ia menambahkan 183 penumpang KM Lambelu asal Kabupaten Sikka ini turun di Pelabuhan Larantuka, Selasa (18/8) malam. Mereka langsung dijemput oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka menggunakan 7 bis umum dan 2 bis dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka.
"Mereka tiba di lokasi karantina di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka dan SCC pada Rabu (19/8) sekitar pukul 02.06 wita. Mereka langsung kita karantina," pungkasnya. (OL-3)
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
PENGUATAN sistem karantina merupakan bagian dari pertahanan nonmiliter untuk menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dengan teknologi yang berkembang pesat, pengembangan sistem informasi dan penggunaan artificial intelligence merupakan hal yang mutlak harus dikembangkan.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved