Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah, sempatkan mencicipi uceng atau ikan kecil-kecil dari Kali Progo yang digoreng kering hingga terasa gurih. Ikon kuliner dari daerah penghasil tembakau ini sangat pas disandingkan dengan nasi panas. Sensasi gurih segar uceng goreng ini akan membuat orang selalu ingin datang ke Temanggung.
Salah satu kedai yang khusus menjual uceng goreng asal Kali Progo berlokasi di Lingkungan Papoan Lor, Madureso Utara, Kelurahan Madureso, Kecamatan/ Kabupaten Temanggung. Pasangan Heri Budi Santosa,56 dan Tutik Winarti,42 telah mengelola kedai ini sejak lima tahun terakhir. Kedai ini cukup dikenal para pendatang, pemudik, maupun yang sekedar mampir khusus untuk membeli uceng sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke kota asalnya.
Heri, menceritakan semula kedainya hanya menjual oleh-oleh berupa camilan kering khas Temanggung. Lokasi kedai yang berjarak sekitar 500 meter dari Kali Progo membuatnya sering melihat sejumlah tetangga berangkat dan pulang memancing ikan kecil dari sungai tersebut. Kemudian tumbuh ide menyerap pasokan uceng segar dari para pemancing.
"Kami melakukan pendekatan ke warga agar mereka memasok uceng. Ada dua orang pemasok terbanyak dan rutin sekarang kami pekerjakan sebagai pegawai tetap khusus memasok uceng," tutur Heri di Temanggung, Jumat (31/7).
Dari dua pemasok itu, menurut Heri, kedainya mendapat pasokan 3-5 kilogram (kg) per hari jika musim tidak terlalu bagus untuk mendapat uceng seperti sekarang ini. Tenaga pemasok mendapat upah Rp 70 ribu per kilogram pasokan mentah. Namun jika musim sedang bagus, yakni cukup hujan dan air jernih, pasokan uceng yang didapat bisa mencapai 7 kg per hari.
"Selain dari dua orang pegawai tetap, kami juga menerima pasokan uceng dari pemancing lain. Syaratnya asalkan uceng masih segar, masih hidup terlihat loncat-loncat saat ditimbang. Kami tidak mau terima uceng yang sudah diawetkan di kulkas," ujar Heri.
Dijelaskan Heri, uceng yang sudah diawetkan akan beda rasanya dengan uceng yang masih segar. Uceng segar akan terasa amat gurih setelah digoreng. Apalagi setelah didiamkan selama satu hari usai digoreng akan sangat gurih serta bisa tahan 3-4 bulan. Rasa ini berbeda dengan uceng yang tidak segar.
"Isteri saya yang membumbui uceng, saya yang mengorengnya," katanya.
Terkait bumbu, kata Heri, isterinya menggunakan bumbu rempah berupa bawang dan garam. Agar didapat cita rasa yang berbeda, pasangan ini mengolahnya dengan cara yang berbeda. Yakni dengan memberikan takaran bumbu yang berbeda dan mereka rahasiakan. Namun intinya ada jeda waktu saat membumbui uceng dengan waktu menggorengnya.
Dijelaskan untuk menggoreng satu kilogram uceng dibutuhkan waktu 1,5 jam dengan api sedang. Minyak yang dibutuhkan sekitar dua liter minyak kemasan. Setelah melalui prosea penggorengan, uceng segar akan menyusut sangat banyak. Hal ini membuat harga jual uceng goreng menjadi relatif mahal. Tiap satu kilogram uceng mentah akan menyusut menjadi hanya seperempat kilogram setelah digoreng.
baca juga: Idul Adha di Kota Sorong Ajak Warga Berbagi
Uceng goreng Kali Progo dari kedai ini biasa dibawa orang yang akan pergi umroh dan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah. Banyak pula dibawa pembeli dari luar kota sebagai oleh-oleh. Kebanyakan pembeli dari Jakarta dan Denpasar.
Saat ini omzet yang didapat dari penjualan uceng goreng mencapai kisaran Rp2-5 juta per minggu pada kondisi normal. Namun saat menjelang lebaran seperti tahun lalu bisa terjual satu kuintal dari olahan uceng mentah selama tiga pekan menjelang lebaran. Untuk itu didapat sekitar Rp7 juta. (OL-3)
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.
PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, menargetkan pembentukan 46 Koperasi Merah Putih rampung pada tahun ini. Target tersebut disesuaikan dengan jumlah kelurahan yang ada.
Sepanjang 2025, perusahaan fintech lending AdaKami menyalurkan dukungan kepada delapan UMKM dari berbagai sektor melalui program Usaha Bareng AdaKami.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan stadion sebagai upaya memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus pemberdayaan UMKM.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Best Western Premier The Hive menawarkan harga spesial buka puasa dengan harga early bird di minggu pertama Ramadan Rp 175.000 nett per orang.
Bertempat di Streats Restaurant, tamu dapat menikmati sajian all you can eat buffet dengan menu khas daerah yang berganti setiap hari.
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
Perayaan Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved