Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Produktivitas Lebih di Tangan Penyuluh

(YK/JL/N-2)
20/7/2020 05:45
Produktivitas Lebih di Tangan Penyuluh
Penyuluh pertanian:(MI/John Lewar)

SEJUMLAH penyuluh pertanian yang dikirim Kementerian Pertanian terus berjibaku di daerah. Dua di antaranya memberikan dukungan untuk para petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Mereka ialah Sri Puji Rahayu dan Suseno. Sri mendampingi Kelompok Tani Bahagia, yang melakukan percepatan tanam padi di area seluas 148 hektare di Desa Simorejo, Widang.

Suseno mendukung petani menanam jagung di Desa Karangasem, Jenu, dan Waleran, Grabagan.

"Kebersamaan petani dan penyuluh merupakan wujud sinergi komando strategis pembangunan pertanian (kostratani) di lapangan. Pemangku kebijakan telah memberi dukungan dengan membentuk kostratani di tingkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan," kata Sri.

Dia mengakui kehadirannya di Tuban bertujuan menjalankan tugas untuk melakukan percepatan tanam.

"Kami memperkenalkan sistem metuk, tumpang sisip, sehingga bisa menjamin hasil panen petani." Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Dedi Nursyamsi menyatakan para penyuluh pertanian tidak dibiarkan berjuang sendiri di lapangan. "Kementerian Pertanian mendukung kerja mereka dengan menyediakan bantuan benih dan alat mesin pertanian serta sarana prasarana lain.

Setiap penyuluh juga dimodali pelatihan tematik, yang bisa diterapkan di lapangan." Dukungan terhadap kerja penyuluh pertanian juga datang dari anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat. Ia meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap mereka.

"Penyuluh adalah garda terdepan ketahanan pangan. Tanpa penyuluh, hasil produksi pertanian bisa dipastikan turun, tapi dengan penyuluh yang aktif dan pandai, produktivitas petani terus meningkat," tandasnya. (YK/JL/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya