Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA kasus positif virus korona atau Covid-19 di Sulsel masih fluktuatif. Kasus harian terkonfirmasi positif virus korona masih terus bertambah. Penularan transmisi lokal atau di tingkat komunitas masih saja terjadi.
Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin pun menyebutkan, setidaknya ada tiga klaster baru penularan Covid-19 di Sulsel. Meski secara umum, penularan transmisi lokal yang masih terus terjadi.
Kalau mengacu pada pola yang dikembangkan di Universitas Hasanuddin, kata Prof Ridwan, ada tiga jenis klaster yang berkembang. Pertama, klaster tenaga kesehatan atau nakes. Kedua klaster dari kelompok yang belum jelas sumbernya, dan ketiga klaster gugus tugas.
"Untuk klaster nakes, jadi itu tenaga kesehatan yang pulang ke rumah. Klaster dari kelompok yang belum jelas sumbernya. Klaster ini disebut penularannya bersifat sporadis yang terjadi di beberapa lokasi keramaian. Kemudian klaster teman-teman yang bekerja di gugus tugas, baik gugus Kota Makassar maupun provinsi," ungkap Prof Ridwan.
Ia menambahkan, salah satu klaster yang perlu diwaspadai, adalah klaster nakes. Klaster ini menjadi salah satu penyumbang tingginya angka kasus Covid-19 di Sulsel. Karena klaster nakes ini jadi kekhawatiran terjadi perluasan di daerah.
Prof Ridwan mencontohkan di Kabupaten Takalar, sudah ada beberapa Puskesmas yang nakesnya mengalami peningkatan jumlah kasus terpapar Covid-19.
Begitu juga di Jeneponto, yang membuat beberapa puskesmas, dan rumah sakitnya harus ditutup. "Takalar sudah sempat dua minggu lalu menutup rumah sakitnya dan beberapa puskemas di Jeneponto juga ditutup. Ini tidak terlepas dari pasien-pasien yang datang ke pusat layanan, yang dilayani sebagai pasien biasa, tapi ternyata sudah jadi sumber penularan," tukas Prof Ridwan.
Potensi keterpaparan petugas nakes tidak hanya terjadi di RS atau puskemas. Namun juga di pusat isolasi program Covid-19 yang tersebar di hotel-hotel yang disiapkan Pemprov Sulsel.
"Ini harus diwaspadai teman-teman petugas bahwa kemungkinan penularan bukan terjadi di RS, tetapi pada tempat-tempat karantina petugas kita. Misalnya di hotel. Dan ternyata saat karantina ini mereka tidak begitu disiplin menjaga jarak. Kemudian pertukaran protap-protap medis. Ini yang perlu disiplin petugas kita," tegas Prof Ridwan. (OL-13)
Baca Juga: Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh jadi 39.050 Orang
PESAWAT ATR yang hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, dipastikan merupakan pesawat patroli maritim yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, Kemenhub Buka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin
TIM SAR gabungan dari TNI dan Basarnas kini memusatkan pencarian di kawasan pegunungan kars, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
SEBUAH pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dengan 11 orang di dalamnya hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan hingga kini belum dapat mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026.
Bantuan tersebut disalurkan masing-masing Rp500 juta kepada Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Tanggap Darurat.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
ATR adalah singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).
Jumlah penumpang on board (POB) sebanyak 11 orang, delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Saat ini tim SAR Gabungan telah mengerahkan personel, mobil truk, drone dan rescue car satu tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved