Rabu 08 Juli 2020, 06:40 WIB

Kementan Gulirkan Layanan Satu Pintu Pabean-Karantina

(RO/N-2) | Nusantara
Kementan Gulirkan Layanan Satu Pintu Pabean-Karantina

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Kepala Kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya Musyaffak Fauzi (kanan) membakar paket sitaan berisi bibit tanaman dan produk

 

KARANTINA Pertanian Surabaya membukukan sejarah. Bersama kantor Bea dan Cukai, Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, Pelindo III, serta Lembaga National Single Window sepakat menerapkan pemeriksaan dokumen kepabeanan secara bersama.

"Setelah uji coba, sistem single submission atau pelayanan satu pintu Pabean-Karantina, kini telah diterapkan di Terminal Peti Kemas Surabaya-Tanjung Perak. Sistem ini memudahkan importir dan perusahaan pengurus jasa kepabeanan karena cukup mengakses satu portal untuk pengajuan dokumen Pabean dan Karantina sekaligus," ungkap Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak Fauzi, kemarin.

Pelayanan satu pintu merupakan tindak lanjut dari Inpres No 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional. Pemeriksaan oleh Karantina Pertanian Surabaya bersama empat lembaga lain dilakukan bersama di area Gamma Ray Terminal Peti Kemas Surabaya.

Musyaffak menambahkan inovasi pemeriksaan bersama ini dapat memangkas waktu dan biaya pengeluaran kontainer. Pemeriksaan pertama dilakukan terhadap impor wijen sebanyak 18,5 ton dari India, kemarin.

"Dengan pemeriksaan bersama, memudahkan importir mengurus perizinan dan mengurangi biaya penanganan peti kemas. Peti kemas akan langsung diperiksa oleh Karantina dan bea cukai pada lokasi dan waktu yang bersamaan," tambahnya.

Sinergi dan jalinan kerja sama antara Karantina Pertaian dan Bea Cukai diharapkan dapat membuat iklim usaha dan investasi di Jawa Timur semakin baik. "Dampaknya akan terasa pada harga barang yang makin kompetitif dan pengelolaan logistik di Pelabuhan Tanjung Perak menjadi lebih baik, efektif, dan efisien," tandas Musyaffak.

Ia berharap pejabat Karantina yang bertugas di lapangan tetap menjaga komitmen dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk terus meningkatkan volume ekspor demi percepatan pertumbuhan ekonomi." (RO/N-2)

Baca Juga

Dok FKDB

Panen Raya Jagung Hibrida di Lahan Binaan FKDB

👤Media Indonesia 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:15 WIB
LAHAN uji coba untuk penanaman jagung hibrida di Air Molek 1, Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Riau mulai...
ANTARA

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut Karawang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 22:52 WIB
Pihak kepolisian kini masih mencari penyebab kecelakaan itu sehingga penyelidikan data dan teknis masih diperlukan untuk bisa mengungkap...
DOK MI

KM Sirimau Kandas di Wilayah Laut Lembata

👤Alexander Taum 🕔Selasa 17 Mei 2022, 22:37 WIB
KM Sirimau yang sedang berlayar dari Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/5) kandas di pulau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya