Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sorong Gelar Rapid Test Gratis bagi Pelajar

(MS/RS/BB/DG/N-1)
24/6/2020 06:10
Sorong Gelar Rapid Test Gratis bagi Pelajar
Denpasar makin masif lakukan rapid test(rutasuryana)

SEJUMLAH daerah terus berupaya mempercepat penanggulangan pandemi virus korona baru atau covid-19 dengan menggencarkan rapid test massal agar mereka yang terpapar dapat segera ditangani sebelum menulari lebih banyak orang lagi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat, bahkan memberikan layanan rapid test gratis untuk pelajar dan mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di luar daerah. Rapid test gratis juga diberikan kepada masyarakat golongan ekonomi lemah yang melakukan perjalanan menggunakan kapal laut.

"Bagi warga kurang mampu serta pelajar dan mahasiswa yang akan memanfaatkan rapid test gratis, silakan ke posko Satgas Covid-19 di Kantor Wali Kota Sorong. Selanjutnya pihak satgas akan membuatkan surat pengantar ke puskesmas untuk rapid test," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sorong, Rudy Laku, kemarin.

Pemerintah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, juga melakukan rapid test massal terhadap pedagang di Pasar Galiran, Semarapura. Sejak Senin (22/6) hingga kemarin tercatat 1.700 orang telah menjalani tes.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Dewa Made Indra, saat meninjau pelaksanaan rapid test menyatakan mendukung kebijakan Pemkab Klungkung. Jika di antara mereka ada yang hasil tesnya reaktif, pemprov akan melakukan pengambilan spesimen swab untuk uji polymerase chain reaction (PCR).

"Jika hasilnya positif covid-19, akan kami rawat di karantina provinsi," ujarnya. Daerah lain yang menggelar rapid test antara lain Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan hasil 53 orang reaktif. Di sisi lain, 15 keluarga penduduk RT 01/RW 17, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, menolak menjalani tes swab massal yang ketiga kali, dengan alasan hasil tes pertama dan kedua mereka dinyatakan negatif covid-19.

Penolakan bahkan dilakukan secara tertulis yang diketahui oleh ketua RT sehingga dari puluhan orang yang diundang tes swab, hanya tiga orang yang datang ke puskesmas setempat, kemarin. "Mereka yang datang merupakan warga yang pernah kontak dengan pasien positif," kata Lurah Karangmekar, Nur Effendi. (MS/RS/BB/DG/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya