Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara, merujuk bayi perempuan yang lahir tanpa anus (Atresia Ani) ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.
Bayi yang lahir di Huta Anggrek, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada 2 Juni 2020 ini merupakan anak pertama dari pasangan Jatar Simanjuntak dan Uci Mayang Sari.
Bupati Simalungun JR Saragih menyampaikan akan merujuk pengobatan bayi tersebut ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, sebab Rumah Sakit di Simalungun belum memiliki alat bedah anak.
Untuk biaya pengobatan anak tersebut, seluruhnya akan ditanggung oleh Pemkab Simalungun.
"Tadi saya sudah rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para dokter spesialis. Hasilnya, kita akan rujuk anak ini ke RS Adam Malik. Saya juga sudah komunikasi dengan Direktur RS Adam Malik dan jika kondisi anak ini baik secepatnya akan dioperasi," ujar JR Saragih, Minggu (21/6).
Baca juga: Bayi 9 Bulan Meninggal Karena Covid-19 di Riau
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan bantuan tali asih kepada orangtuanya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka selama dirawat di Medan.
"Biaya pengobatannya akan kami tanggung seluruhnya, jadi bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan orangtuanya selama anak ini dirawat di Medan," imbuhnya.
Saat itu juga, JR Saragih langsung memberangkatkan bayi tersebut menuju Rumah Sakit Adam Malik Medan didampingi keluarga dan tim dari Dinas Kesehatan.
Ayah bayi, Jatar Simanjutntak, mengatakan putrinya tidak memiliki anus sejak lahir dan diketahui saat sang anak buang air besar namun selalu menangis. Mereka pun mencari tahu dan mendapati anak mereka tidak memiliki anus, sehingga buang kotoran melalui saluran kencing.
"Setiap akan buang air besar, selalu menangis dan wajahnya memerah menahan sakit, sangat kasihan sekali melihatnya," tutur Jatar.
Jatar mengaku telah konsultasi dengan dokter anak dan didapati hasilnya harus dioperasi.
"Kata dokter harus operasi, biayanya sekitar Rp50 juta. Kami tak punya uang sebesar itu, sementara saya hanya buruh bongkar muat," ungkapnya.
Usai mendengar bantuan yang akan diberikan bupati, ia pun mengucapkan terima kasih.
"Terima kasih Pak Bupati, kami tak tahu harus mengadu kemana lagi. Semoga Tuhan membalas perbuatan baik Bapak kepada keluarga kami," pungkasnya.(OL-5)
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Virus Nipah adalah virus RNA yang termasuk dalam genus Henipavirus dari famili Paramyxoviridae.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved