Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan bersama jajarannya mengunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (31/5).
Dirlantas memantau langsung program yang dicanangkan Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran ini. Ia melihat langsung penyemprotan cairan disinfektan pada setiap kendaraan yang masuk kampung, pengecekan suhu tubuh setiap warga yang masuk kampung dengan alat thermo gun, fasilitas cuci tangan bagi warga yang masuk kampung, peragaan 12 gerakan lantas oleh Linmas, penyediaan dapur umum.
Selain itu, Kombes Pol. Budi juga mengecek beberapa fasilitas umum seperti ruang karantina mandiri, dapur umum, lumbung pangan hingga bank sampah yang dimodifikasi jadi pembibitan lele. Dia juga mengecek kesiapan mobil ambulans dan pasukan pemulasaran jenazah sesuai protokol covid-19. Dalam kesempatan ini, Dirlantas juga menyerahkan bantuan masker dan hand sanitizer.
Selain meninjau sejumlah fasilitas umum, Dirlantas juga meresmikan Pos Digital Astuti (Agunge Sikap Tulung Tinulung).
“Ini satu-satunya Kampung Tangguh yang memiliki Pos Digital Astuti di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Keberadaan Pos Digital Astuti ini memudahkan interaksi masyarakat dengan Polri. Mudah-mudahan terbentuknya Kampung Tangguh ini dapat menjadi contoh bagi kampung yang lain dalam pencegahan penyebaran covid-19,” paparnya.
Usai melakukan pemeriksaan, Budi mengapresiasi keberadaan Kampung Tangguh Semeru di Desa Bolorejo. Dia berharap masyarakat mendukung keberadaan Kampung Tangguh guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan cara menaati protokol kesehatan menghadapi tatanan kenormalan baru (new normal).
Menurut dia, Kampung Tangguh Semeru merupakan program yang dicanangkan Kapolda Jatim guna memutus mata rantai penyebarang covid-19. Program yang melibatkan peran aktif masyarakat dan instansi terkait ini sudah dijalankan di sejumlah kabupaten di Jawa Timur.
Untuk meningkatkan sistem keamanan kampung, Polri juga mendirikan Pos Digital Astuti di lokasi Kampung Tangguh Semeru. Di Pos Digital ini, warga dapat berkonsultasi interaktif dengan petugas Command Cetnre Polres Tulungagung selama 24 jam.
Selain itu, juga disediakan panic button. “Kejadian kontinjensi yang tidak dapat ditangani oleh masyarakat, segera tekan tombol tersebut dan sampaikan kendala yang dihadapi. Polisi akan langsung datang ke lokasi dalam waktu kurang dari 5 menit,” katanya.
Kapolres Tulungagung AKB Eva Guna Pandia memaparkan mekanisme dan langkah-langkah strategis pencegahan penyebaran covid-19 di Kampung Tangguh Semeru. Menurut dia, setiap warga yang masuk ke kawasan Kampung Tangguh wajib menaati protokol kesehatan. Di antaranya, pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan kendaraan dengan cairan disinfektan, mengenakan masker serta penerapan social distancing dan physical distancing.
“Khusus di Tulungagung, setiap kecamatan minimal ada dua desa yang kita buat Kampung Tangguh Semeru. Kedepannya kita akan upayakan minimal ada lima Kampung Tangguh Semeru di setiap kecamatan, sehingga benar-benar mampu menekan penyebaran COVID-19, khususnya di Kabupaten Tulungagung,” paparnya. (J-1)
RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung telah mengimplementasikan digitalisasi pada sistem pendaftaran, antrean, rekam medis, resep, penunjang, hingga sistem manajemen.
Warga menanami jalan alternatif antarkecamatan dengan pisang dan penanda lain karena berlubang dan sering sebabkan kecelakaan.
SATUAN Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, rutin membagikan info menu MBG lewat media sosial.
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dengan modus dilempar dari luar tembok lapas, Selasa (22/7).
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, memastikan stok beras di daerah tersebut masih cukup walaupun tren surplus padi dalam lima tahun turun.
Bencana alam berupa banjir bandang melanda empat desa di dua kecamatan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (26/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved