Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI padi di Kupang, Nusa Tenggara Timur memilih menahan penjualan beras menyusulnya anjloknya harga komoditas tersebut bersamaan panen raya.
Saat ini harga beras di tingkat petani sebesar Rp10 ribu per kilogram (kg). Harga sebesar itu sudah bertahan sejak akhir April lalu. Sebelumnya, harga beras di petani sebesar Rp11 ribu per kg dan harga beras di pasar antara Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kg.
"Karena harga beras turun, petani di persawahan ini menunggu sampai harga naik kembali," kata Mel Foes, petani di Persawahan Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Senin (11/5).
Mel mengatakan selama pandemi covid-19, petani lebih mengutamakan kebutuan sendiri, daripada menjual beras ke pasar, serta mengantisipasi gagal tanam pada kemarau tahun ini yang berdampak terhadap persediaan beras.
"Bukan berarti petani sama sekali petani tidak menjual beras ke pasar. Kami menjual beras jika membutuhkan uang," tambahnya. Di antaranya membeli kebutuhan anak sekolah atau membeli pupuk dan pestisida, barulah mereka menjual beras.
Namun, dia berharap gabah beras kembali terdongkrak sehingga tidak merugikan petani, seperti pada musim paceklik. Tahun lalu, tambah dia, banyak petani di persawahan itu tidak menanam padi yang disebabkan pasokan air dari bendungan terhenti akibat kekeringan.
Mengantisipasi hal itu, pada musim kemarau tahun ini, sejumlah petani di persawahan yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Kupang itu belum memutuskan untuk menanam. Pantauan di persawahan tersebut, sebagian besar areal persawahan sudah selesai dipanen, termasuk Mel Foes. Gabah
hasil panennya diangkut ke rumahnya mengunakan truk. "Hari ini penen terakhir," ujarnya.
Menurutnya, hasil panen dari satu hektare lahanya sebanyak tujuh ton gabah, cukup untuk kebutuhan ia bersama keluarganya sampai akhir tahun ini.
Pantauan di Persawahan Manikin di Kelurahan Tarus, Kupang Tengah, hampir seluruh petani selesai panen. Petani yang panen, mulai membersihkan sawah untuk selanjutnya diolah untuk persiapan musim tanam kedua.
Minggus, petani di persawahan tersebut mengatakan pasokan air untuk persawahan Manikin berasal dari sumber air Tarus yang tidak pernah mengering di musim kemarau.
Persediaan air yang cukup mendorong petani setempat menanam berbagai tanaman hortikultura yang hasilnya dijual ke pasar tradisional di Kota Kupang, antara lain sawi, kangkung, jagung, terong, dan kacang panjang. (OL-13)
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Perubahan iklim dan intrusi air laut kian menekan produktivitas pertanian di wilayah pesisir utara Jawa.
Ari Lasso kembali ramai dicari di Google pada Kamis (4/12). Mantan vokalis Dewa 19 itu menjadi bahan perbincangan setelah sang kekasih, Dearly Joshua, diketahui unfollow
Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Cilegon terhadap setiap gerakan yang berpihak pada petani.
Para pelaku industri pertanian beralih ke teknologi baru untuk mengatasi sejumlah tantangan, seperti kelangkaan tenaga kerja dan lonjakan biaya produksi.
Di sebuah ladang sederhana di kawasan timur Inggris, eksperimen bersejarah tengah dilakukan. Ahli ekologi sekaligus petani padi pertama di Inggris, berhasil menumbuhkan padi.
Penelitian menunjukkan teknologi nano-selenium mampu meningkatkan hasil panen padi, mengurangi kebutuhan pupuk nitrogen hingga 30%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved