Kamis 30 April 2020, 22:05 WIB

Polda Kalsel Waspadai Ancaman Kejahatan Saat Pandemi Covid-19

Denny Susanto | Nusantara
Polda Kalsel Waspadai Ancaman Kejahatan Saat Pandemi Covid-19

Ilustrasi
Waspadai kejahatan saat pandemi korona

 

KEPALA Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, Irjen Yazid Fanani mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai ancaman meningkatnya tindak kejahatan akibat pandemi virus korona di wilayah tersebut.

Hal ini dikemukakan Kapolda di sela-sela kegiatan pemantauan poskeamanan dan pos pemeriksaan pintu masuk Kota Banjarmasin terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Kota Banjarmasin.

 "Selain penempatan personel di 10 Pospam PSBB, kita juga melakukan patroli gabungan untuk mengantisipasi meningkatnya tindak kejahatan. Sebab pandemi virus korona juga berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat," tuturnya.

Kapolda mengajak seluruh warga untuk mendukung dan berperan aktif memutus rantai penyebaran virus korona.

"PSBB ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus korona. Kebijakan ini bisa berhasil jika ada dukungan dan kesadaran dari masyarakat dengan menaati aturan pemerintah," katanya.

Lebih jauh Kapolda mengingatkan para petugas di lapangan untuk tegas menegakkan peraturan namun tetap dengan cara persuasif dan humanis.

Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Komisaris Besar Muhammad Rifai, Kamis (30/4) mengatakan pengecekan Pospam PSBB ini untuk memastikan penerapan PSBB Kota Banjarmasin berjalan tepat sasaran dan maksimal.

Penerapan kebijakan PSBB di ibukota provinsi Kalsel ini dimulai pada Jumat (24/4) pekan lalu. Ada 10 posko pengamanan dalam kota dan  pos perbatasan atau pintu masuk wilayah Kota Banjarmasin yang dijaga Kepolisian, TNI dan instansi terkait Pemko Banjarmasin. Total personel yang diterjunkan untuk penerapan PSBB ini mencapai lebih 1.000 personil.

Polda Kalsel juga siap mengamankan pelaksanaan kebijakan PSBB di wilayah lain Kalsel yang rencananya akan diterapkan dalam waktu dekat ini. Hingga kini jumlah warga yang positif terpapar virus korona di Kalsel sebanyak 157 orang dimana 20 orang berhasil disembuhkan dan 10 orang meninggal dunia. (OL-2)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Kalsel Prioritaskan Penanganan Stunting

👤Denny Susanto 🕔Jumat 26 Februari 2021, 10:09 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan penanganan stunting dan gizi buruk sebagai salah satu prioritas pembangunan bidang...
ANTARA FOTO/Aji Styawan

Jateng Harus Perbaiki Infrastruktur Pengendali Banjir

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 26 Februari 2021, 09:47 WIB
Berdasarkan analisis data yang dilakukan BMKG, menunjukkan bahwa tren peningkatan Gas Rumah Kaca (GRK) yang mengakibatkan perubahan iklim...
Istimewa

Jelang Ramadan Perbaikan Infrastruktur Jalan Pasca Banjir Mendesak

👤Denny Susanto 🕔Jumat 26 Februari 2021, 09:03 WIB
Hiswanamigas mendesak Pemprov Kalsel segera mencari solusi perbaikan kerusakan jalan guna mengatasi kendala distribusi BBM dan gas serta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya