Minggu 26 April 2020, 19:51 WIB

Tolak Pabrik Semen di Matim, Viktor: NTT Butuh Semen

Gaudensius Suhardi | Nusantara
Tolak Pabrik Semen di Matim, Viktor: NTT Butuh Semen

MI/Palce Amalo
Viktor Bungtilu Laiskodat

 

RENCANA pembangunan pabrik semen di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai pro-kontra. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pembangunan di daerah yang dipimpinnya itu membutuhkan semen.

“Saya hanya mengizinkan pabrik semen. Pabrik lain di luar semen, apakah itu emas, tidak akan saya izinkan. Saya izinkan karena memang ada kebutuhan,” kata Viktor kepada Media Indonesia, Minggu (26/4).

Rencana pembangunan pabrik semen di Manggarai Timur mendapat penolakan sebagian warga karena alasan lingkungan hidup. Akan tetapi, Viktor memastikan pembangunan semen di sana tidak akan merusak lingkungan dan tidak akan merugikan warga setempat.

Menurut Victor, kebutuhan semen di NTT setiap tahun mencapai 1,2 juta ton/tahun. Belum lagi kebutuhan semen di Timor Leste mencapai 600 ribu ton/tahun. Saat ini NTT hanya mampu menghasilkan 250 ribu ton/tahun.

“Produksi Semen Kupang saat ini hanya mampu mencapai 250 ribu ton per tahun. Kami defesit semen 950 ribu ton per tahun. Kekurangan itu, selama ini, kami datangkan dari Jawa,” katanya.

Karena itulah, kata Victor, ia meminta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas untuk mengizinkan pembangunan pabrik semen di daerahnya. “Kalau tidak diizinkan, saya akan pindahkan pabrik itu ke Timor. Kebetulan di Timor banyak bahan bakunya.”

Menurut Viktor, pabrik semen di Manggarai Timur itu untuk memenuhi kebutuhan lokal. Kata dia, saat ini pemerintah sedang membangun besar-besaran di Flores. Pemprov NTT, kata dia, alan membangun sepanjang 1.000 km dari Labuan Bajo menuju Wae Rebo di Kabupaten Manggarai. “Pasti membutuhkan semen,” katanya.

Ia berharap masyarakat bisa memahami dasar pemikiran pembangunan pabrik semen di Manggarai Timur karena di daerah itu berlimpah bahan baku. “Tidak mungkin saya bangun di Sumba, karena di sana tidak ada bahan baku,” katanya.

Seandainya masyarakat di Manggarai Timur tetap menolak, kata Viktor, ia akan memindahkan pabrik semen ke Timor. “Kalau swasta tidak bisa membangun, pembangunannnya diambil alih Pemprov. Saya hanya mengizinkan pabrik semen karena memang dibutuhkan. Pabrik lainnya tidak mungkin saya izinkan,” kata Viktor.

Menurut Viktor, jika produksi pabrik semen di Matim berlimpah, akan diekspor ke Timor Leste dan Darwin, Australia. Di dua daerah itu, kata dia, juga membutuhkan semen. (OL-8).

Baca Juga

ANTARA

Pemkab Malang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 06:00 WIB
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, hingga pukul 22.00 WIB, Sabtu (10/4), selain menyebabkan tiga orang meninggal dunia, tercatat ada...
ANTARA

Waspada, Belokan Angin Jelang Ramadan di Sumut

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 01:00 WIB
Data BBMKG Wilayah I-Medan menyatakan, hingga kini belokan angin belum berdampak bagi perairan baik...
MI/Gabriel Langga

Desa Terdampak Banjir di Adonara Listrik Belum Pulih

👤Gabriel Langga 🕔Minggu 11 April 2021, 00:09 WIB
Berdasarkan pantauan Mediaindonesia.com, Sabtu (10/4), kedua desa terdampak banjir itu sampai saat ini rumah-rumah warga masih dalam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tata Ulang Desain Olahraga Nasional untuk Capai Prestasi

 Prestasi tidak dicapai dengan proses singkat. Kerap kali butuh waktu bertahun-tahun untuk meraihnya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya