Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH Suku Dayak meminta pemerintah memperhatikan nasib warga pedalaman Kalimantan. Masyarakat pedalaman sudah terdampak langsung pelemahan ekonomi pascamerebaknya virus korona.
“Mereka yang berada di pedalaman paling menderita saat ini,” kata Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (Koppad) Borneo, Abriantinus, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (7/4).
Abriantinus mengatakan, Suku Dayak merupakan kelompok etnis Kalimantan yang mayoritas di antaranya berdomisili pedalaman. Mereka adalah kelompok masyarakat ekonomi menengah bawah bermata pencaharian petani kebun dan ladang. “Warga Dayak mayoritas adalah petani pohon karet,” paparnya.
Penyebaran virus Covid 19 dunia saat ini, menurut Abriantinus, menyebabkan anjloknya pasaran harga getah karet Kalimantan. Harga jualnya merosot drastis menjadi Rp 350 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp1.000 per kilogram.
Kondisi ini membuat pendapatan warga pedalaman merosot tajam menjadi Rp 400 ribu. Penghasilan petani karet normalnya sebesar Rp 1,2 juta. “Pendapatan sekarang ini jauh mencukupi untuk kebutuhan makan mereka saja. Saya sering menerima keluhan mereka sekarang ini,” ungkapnya.
Abriantinus menyatakan, pendapatan warga pedalaman jauh mencukupi biaya kebutuhan hidup di Kalimantan. Apalagi saat sama, harga bahan kebutuhan pokok pun kian menjulang dan sulit ditemui di pasaran. “Harga gula pasir sudah meningkat menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Padahal biasanya hanya Rp 10 ribu saja,” keluhnya.
Sehubungan itu, Abriantinus meminta pemerintah mengefektifkan kembali program bantuan langsung tunai (BLT) bagi kelompok ekonomi masyarakat menengah bawah. Namun kali ini, bantuan diberikan dalam bentuk bahan kebutuhan pokok (sembako) selama kurun tiga bulan.
“Agar tepat sesuai kebutuhan masyarakat. Alokasi dana yang diberikan pastinya sangat besar, tapi ini kondisi bencana,” paparnya.
Dalam kondisi genting ini, Abriantinus meminta pemerintah daerah mendukung sepenuhnya BLT sembako pemerintah pusat. Seluruh daerah harus mampu mendata warganya yang berhak memperoleh alokasi BLT sembako.
Di sisi lain, pemerintah pusat pun wajib meminimalisir faktor penyebaran virus di masyarakat. Salah satunya dengan pengetatan pergerakan manusia di bandara udara, pelabuhan laut, dan terminal bus antarkota. Bencana virus korona paling gawat terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Mayoritas kota/kabupaten provinsi ini berada pada kondisi zona merah. “Harus ada imbauan tegas larangan arus mudik di musim lebaran tahun ini. Komunikasi sosial sementara ini harus diputus dahulu untuk mencegah penyebaran virus,” ujarnya. (RO/OL-09)
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Pada kesempatan tersebut, Agustiar menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
Andi Rumbrar menunjukkan arti keadilan sosial dengan mengabdi untuk kesetaraan pendidikan anak-anak suku Wano di pedalaman Papua.
Dayak Lebo ini juga dikenal sebagai penjaga hutan.Suku ini hidup dengan nomaden atau berpindah-pindah dan utamanya mendiami sebuah hutan.
Kelestarian desa adat ini bisa menjadi sumber pengetahuan bagi wisatawan baik lokal maupun intenasional untuk mengenal budaya dan tradisi Suku Dayak di Kalimantan
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa yang tersebar di seluruh kepulauan, dari Sabang hingga Merauk
Calon Presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, mengenakan pakaian adat Dayak saat mengikuti kirab budaya Nitilaku di Universitas Gadjah Mada (UGM),
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved