Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kasus Covid-19 Meningkat, Penjualan Madu Melonjak Tajam

Depi Gunawan
01/4/2020 14:15
Kasus Covid-19 Meningkat, Penjualan Madu Melonjak Tajam
Dede Yanti (40), menunjukkan hasil budidaya Lebah Madu di Kampung Sindangsuka, Kota Tasikmalaya,(Antara)

Penjualan madu meningkat tajam sejak penyebaran wabah covid-19. Hal ini lantaran madu dipercaya bisa mencegah kita dari tertular covid-19 bahkan menyembuhkannya, meski efektivitasnya harus diteliti lagi.

Koswara, peternak lebah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat menyebut sejak virus covid-19 merebak, penjualan madu langsung melonjak beberapa kali lipat. Dia membudidayakan empat jenis lebah madu, yaitu Melivera, Cerana, Dorsata, dan Trigona.

"Sebulan terakhir, madu yang terjual kira-kira sudah sekitar 2,5 kuintal," kata Koswara saat dihubungi, Rabu (1/4).

Meski penjualan meningkat, Koswara mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan stok madu asli karena saat ini adalah waktu yang tepat untuk memanen. Hanya madu Dorsata yang sulit didapat karena jenis madu hutan ini biasa dipanen pada saat musim kemarau.

Baca juga: Warga Taman Nasional Bukit Tigapuluh Dilatih Budi Daya Lebah Madu

Sebulan lalu atau sebelum kasus virus covid-19 di Indonesia merebak, lanjutnya, pembeli madu kebanyakan berasal dari mancanegara. "Dari Malaysia, Singapura, Arab Saudi hingga Jerman. Mereka langsung datang ke gerai saya di Lembang," ungkapnya.

Namun, kata Koswara,  sejak dua minggu terakhir, paling banyak pembeli berasal dari sekitar Bandung. "Bahkan ada
seorang yang pesan hingga 35 kilogram madu," tambahnya.

Koswara melakukan penjualan madunya secara online. "Jadi, barang dipaket," terangnya.

Terkait harga, Koswara menyebut, untuk satu kilogram madu dijual antara Rp250 ribu hingga Rp750 ribu, tergantung jenis madunya. "Pembelian dalam jumlah banyak, kita berikan diskon. Atau kita kasih free ongkir (ongkos kirim)," bebernya.

Meski harus dilakukan penelitian yang panjang, menurutnya, senyawa propolis yang terkandung di madu, khususnya jenis trigona, minimal bisa menjadi alternatif pencegahan virus covid-19.

"Tapi khasiat yang sudah pasti dan manfaat madu pada daya tahan tubuh menurun, sehingga madu bisa jadi pilihan sebagai tambahan nutrisi," pungkasnya. (OL-14)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bude
Berita Lainnya