Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEINGINAN pemerintah pusat untuk meningkatkan ekspor di segala bidang disambut para pemimpin daerah. Salah satunya dari Gubernur Bangka
Belitung Erzaldi Rosman Djohan. Selain hasil tambang, Erzaldi
juga menggerakkan potensi nelayan di wilayahnya dari sisi budi daya perikanan. Posisi Bangka Belitung yang dikelilingi lautan lepas sangat
memungkinkan untuk melakukannya. "Kami menargetkan ekspor ikan kerapu hingga 600 ribu ton, tahun depan. Kerapu bisa menjadi salah satu ekspor
unggulan provinsi ini," tutur Erzaldi optimistis. Bangka Belitung selama
ini dikenal sebagai daerah penghasil timah nomor satu di dunia. Namun, hasil tambang tidak abadi. Karena itu, Erzaldi tidak mau masyarakat
di daerahnya bergantung terus pada hasil tambang. "Beberapa tahun terakhir, produksi ikan kerapu nelayan Bangka Belitung mencapai
100-300 ribu ton per tahun. Ekspor sudah dilakukan ke sejumlah negara Asia, seperti Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura," paparnya.
Budi daya ikan kerapu di Bangka Belitung mendapat dukungan dari Balai Benih Ikan Laut, yang berada di Tanjung Rusa, Belitung. "Dari Balai Benih inilah pemerintah provinsi akan membantu pengadaan bibit kerapu yang
sehat, kuat, dan cepat berkembang biak," tegas Erzaldi. (RF/N-2)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved