Selasa 11 Februari 2020, 20:20 WIB

Pemkab Karawang Kebut Pembangunan Ruang Kelas

Cikwan Suwandi | Nusantara
Pemkab Karawang Kebut Pembangunan Ruang Kelas

MI/Cikwan
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana

 

PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengebut pekerjaan sejumlah ruang kelas rusak Sekolah Dasar (SD) dan SMP tahun ini. Untuk mengejar pembangunan ruang kelas rusak itu APBD, APBN hingga CSR menjadi sumber dananya.

"Selama ini kami secara bertahap melakukan perbaikan sekolah rusak. Namun ini membutuhkan proses, dari anggaran APBD, APBN dan CSR pun kami terus fokuskan untuk pembangunan pendidikan," ungkap Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana kepada Media Indonesia, Selasa (11/2).

Cellica mencontohkan, seperti rencana perbaikan satu ruang kelas di SDN Karawang Kulon 3 yang atapnya ambruk Minggu (9/2) lalu, pihaknya meminta CSR Bank BJB untuk segera melakukan perbaikan ruang kelas tersebut.

"Seperti sekolah ini (SDN Karawang Kulon 3), ruangan ini sudah berumur 16 tahun. Kita sudah anggarkan tahun ini, sebenarnya tiga lokal di PUPR, namun keburu roboh. Karena butuh percepatan, kita dorong CSR untuk membangunnya. Syukurlah,  Bank BJB siap untuk melakukan perbaikan dengan anggaran CSR Rp90 juta," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Asep Juanedi menyebutkan untuk bangunan sekolah rusak sedang di Karawang saat ini mencapai 483 ruangan dari sebelumnya mencapai 653 ruangan. Untuk bangunan rusak berat sisa 432 ruangan dari sebelumnya mencapai 1170 ruangan. Dan pembangunan ruang kelas baru menyisakan 678 ruangan dari sebelumnya 854 ruangan.

"Untuk tahun 2020 ini ada anggaran dari PUPR sebesar Rp50 miliar untuk perbaikan ruangan kelas," katanya.

Sementara itu dari anggaran Dana Alokasi Khusus Pemerintah Pusat, Asep menyebutkan akan dilakukan perbaikan sebanyak 116 ruangan dan untuk ruang kelas baru akan dibangun sebanyak 34 ruangan.

"Semuanya uang DAK ini langsung ke sekolah-sekolah tidak melalui Dinas Pendidikan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BJB Karawang, Arfandy mengatakan akan menggelontorkan CSR sebesar Rp270 juta untuk tiga sekolah di Karawang. Dana CSR tersebut untuk perbaikan ruang kelas rusak pada 2020.

"Setiap sekolah itu akan menerima Rp90 juta. Dan kami targetkan dua kelas perbaikan," ucapnya.

Sejumlah sekolah yang menerima CSR Bank BJB, Arfandy menyebutkan diantaranya SD Karawang Kulon 3, SD Lemahkarya 3 di Kecamatan Tempuran dan SD Muara Baru 2 di Kecamatan Cilamaya Kulon. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Asap Gunung Merapi Membubung Hingga 300 Meter

👤Agus Utantoro 🕔Senin 25 Januari 2021, 08:19 WIB
Sehubungan dengan masih tingginya aktivitas vukanik Gunung Merapi, masyarakat diminta tetap mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi...
MI/Denny S

906,8 Kilometer Jalan di Kalsel Rusak Akibat Banjir

👤Denny Susanto 🕔Senin 25 Januari 2021, 08:08 WIB
"Kerusakan akibat bencana banjir dan longsor ini cukup besar. Penanganan tanggap darurat dan rekontruksi pasca bencana menjadi...
ANTARA/Bayu Pratama S

Bencana Hidrometeorologi Masih Mengancam Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:23 WIB
"Di waktu-waktu ke depan, pada Juni, curah hujan tinggi akan terjadi di wilayah sisi timur Pegunungan Meratus, sehingga masyarakat di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya