Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pematangsiantar sepakat mengajukan hak interpelasi kepada Walikota Pematangsiantar Hefriansyah. Hingga saat ini sudah 23 anggota DPRD Pematangsiantar yang sepakat mengajukan hak interpelasi. Ada beberapa hal yang mendorong diajukan interpelasi terhadap Walikota Pematangsiantar. Di antaranya adalah pelantikan 176 orang pejabat yang tidak melalui mekanisme yang ada. Kemudian pengangkatan lurah yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu, proses pencopotan Budi Siregar sebagai Sekretaris Daerah Pematangsiantar, dan adanya Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kotamadya Pematangsiantar.
Ditambah gagalnya penetapan Perda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018. Wali Kota juga melakukan penghapusan prasasti Merah Putih pertama kali dikibarkan di lapangan parkir pariwisata di Jl Sutomo Pematangsiantar. Walikota juga tidak melakukan tindak lanjut pembangunan Tugu Sangnaualuh.
Dan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumatra Utara, ada uang senilai Rp46 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian penggunaan lapangan Adam Malik dan lokasi Gedung Olah Raga (GOR) yang tidak sesuai dengan Peraturan daerah Nomor 5 tahun 1989.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Pematangsiantar, Wanden Siboro menyampaikan sebelumnya penggagas hak interpelasi hanya ada 13 orang yang telah menandatangani. Namun kini menyusul 10 orang yang telah mengajukan hak interpelasi. Total ada 23 orang.
baca juga: Harga Cabai Merah di Tasikmalaya Naik Tiga Kali Lipat
"Surat pengajuan hak interpelasi telah diserahkankepada Ketua DPRD Timbul Lingga. Namun berhubung Ketua DPRD sedang di luar kota, kita masih menunggu. Semoga dalam waktu dekat segera akan dijadwalkan Badan Musyawarah," kata Wanden, Kamis (16/1).
Sebuah kapal jenis SPOB (Self Propelled Oil Barge) dilaporkan menabrak salah satu pilar jembatan Mahakam I pada Minggu (8/3/2026) malam.
Kecelakaan yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, pada Senin (23/2), mengakibatkan 23 penumpang mengalami luka ringan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved