Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SIVITAS akademika Universitas Sriwijaya, di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan (Sumsel) heboh karena kabar harimau masuk kampus.
Diketahui beberapa hari belakangan, pihak Unsri mengklaim adanya harimau di area kampus. Harimau diklaim ada di area kebun riset di dalam komplek Unsri. Laporan adanya hewan buas tersebut berasal dari mahasiswa dan penyadap.
''Ini dua versi, ada yang bilang macan tapi ada juga mengatakan harimau,'' ujar Kepala Kebun Riset Unsri Kampus Indralaya, M Umar Harun, Kamis (9/1).
Dia mengungkapkan, laporan kemunculan dugaan Harimau pertama kali diterima pada Sabtu (4/1), saat seorang mahasiswa tengah meriset di kebun kelapa sawit. Mahasiswa tersebut mengaku mendengar auman, namun tidak melihat wujud sumber suara karena langsung berlari ketakutan.
Laporan kedua diterima pada Selasa (7/1), saat seorang penyadap mengaku melihat hewan sebesar anak sapi yang memiliki belang. Lokasinya tidak jauh dari lokasi laporan pertama, namum si penyadap melihat dari jarak cukup jauh sehingga tidak terlalu jelas.
''Kami juga sudah ke lokasi dan melihat ada jejak-jejak, tapi kami belum tahu apa itu jejak macan atau harimau karena kami bukan ahlinya,'' paparnya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengklaim itu bukan harimau. ''Ilusi itu, mana buktinya itu. Itu halu (halusinasi) istilahnya,'' tegas Deru.
Ia menunggu jika benar ada buktinya terkait isu keberadaan harimau seperti yang dihebohkan. Bahkan jika benar adanya, ia akan terjun langsung untuk mengecek kebenarannya.
''Mana buktinya, jangan bicara saja. Kalau benar, saya ke Muara Kuang. (Soal sangkaan harimau) Itu kucing,'' terang Deru lagi. (OL-11)
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan kemunculan Harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) di akses jalan perusahaan minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP).
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Studi terbaru menemukan populasi harimau Sumatra yang sehat di Ekosistem Leuser, Aceh. Pemantauan kamera jebak multi-tahun mengungkap 27 individu dan tiga kelompok anak harimau.
HARIMAU Sumatra liar berkeliaran di areal kebun sawit Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, sekitar empat hari terakhir.
Sebelum kejadian, harimau tersebut sudah memberikan tanda suara, namun karena dianggap sudah biasa sehingga tanda diabaikan oleh korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved