Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MULAI Januari tahun 2020 siswa SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Tengah gratis, bebas pungutan sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) dan iuran orang tua (IOT). Sekolah wajib kembalikan uang siswa yang sudah terlanjur membayar.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (8/1) keluarnya durat edaran (SE) No 420/2020 tertanggal 2 Januari 2020 tentang penggratisan segsla macam pembiayaan SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Tengah disambut gembira para orang tua, terutama keluarga tidak mampu yang selama ini terbebani berbagai pungutan.
Sebelumnya siswa SMA/SMK/SLB Negeri di Jawa Tengah banyak dibebani pembiayaan baik dipungut sekolah maupun komite yang jumlahnya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. Dengan keluarnya surat edaran tersebut, maka sejak per Januari 2020 seluruh pungutan terhadap orang tua di sekolah dibebaskan.
"Kami menyambut baik hal ini. Banyaknya pungutan di sekolah sangat membani orang tua siswa terutama keluarga tidak mampu yang ingin anaknya bisa sekolah tinggi," kata Dewi Kartikasari, orang tua siswa SMA Negeri 10 Semarang.
Bahkan selama ini pungutan terkesan dipaksakan, lanjut Dewi. Ketika ada pungutan yang tidak jelas seperti wajib membeli air minum merk tertentu di sekolah dan sumbangan pembelian mobil di sekolah dilaporkan ke gubernur, dinas pendidikan dan ombusman, malah ada pengerahan siswa lain untuk mendemo.
"Anak saya sampai didemo untuk dikeluarkan dari sekolah karena melaporkan pungutan di sekolah itu," imbuhnya
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan mulai per Januari 2020 ini Pemerintah Provinsi Jateng menggratiskan SPP dan berbagai pungutan di SMA/SMK/SLB negeri karena dipandang membebani orang tua tidak mampu. Penggratisan SPP ini juga untuk meningkatkan angka partisipasi siswa, mengurangi drop out serta mengurangi kemiskinan di Jawa Tengah.
"Saya sudah minta dinas pendidikan, sekolah dan komite menyosialisasikan bahwa SMA/SMK/SLB di Jateng mulai tahun ini gratis," kata Ganjar Pranowo.
Ia meminta semua pihak harus transparan dan tidak bermain soal anggaran. Apalagi berani melakukan tindak korupsi, karena sekarang siswanya ikut mengawasi dan siswa didorong menjadi agen-agen antikorupsi di sekolah. Bahkan sekolah juga harus mengurangi pungutan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Jumeri meminta seluruh kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri yang terlanjur memungut SPP wajib mengembalikan pembayaran.
baca juga: Penangkapan Sudarto oleh Polisi Dianggap Melawan Konstitusi
"Kalau tidak dikembalikan saya tindak tegas," imbuhnya.
Selain SPP gratis tersebut, lanjut Jemeri, Dinas Pendidikan Jawa Tengah juga akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap berbagai pungutan di sekokah dan sekolah tidak boleh mengambil pungutan tanpa seizin dinas pendidikan atau cabang dinas. (OL-3)
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved