Senin 08 Februari 2016, 08:50 WIB

Meski Gerimis, Warga Tetap Antusias Sembahyang di Klenteng

Administrator | Nusantara
Meski Gerimis, Warga Tetap Antusias Sembahyang di Klenteng

ANTARA/M N Kanwa

 

Warga keturunan Tionghoa Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (7/2) malam, antusias melaksanakan sembahyang di klenteng-klenteng meskipun diwarnai gerimis dalam menyambut malam Imlek atau pergantian tahun 2566 ke 2567 menurut penanggalan bulan China.

"Kami sekeluarga setiap tahun selalu melaksanakan sembahyang di klenteng-klenteng terdekat, untuk tahun ini kami sembahyang di Klenteng Vihara Paticca Samuppada dalam menyambut malam Tahun Baru Imlek," kata Amel salah seorang pengunjung di Klenteng Vihara Paticca Samuppada di Jalan Waru Pontianak.

"Sembahyang yang kami lakukan sebagai ungkapan rasa sukur dan meminta dimurahkan rezeki pada tahun yang akan datang. Apalagi malam Imlek ini diwarnai hujan yang kami percaya dapat membawa keberuntungan," ujarnya.

Hal senada juga diakui oleh Ajun salah seorang warga Tionghoa Pontianak lainnya. Menurut dia, sembahyang ke klenteng, yang mereka lakukan guna menyambut kedatangan dewa pembawa rezeki atas kehidupan, kesehatan, kebaikan dan rezeki yang telah diberikannya selama satu tahun yang telah dilalui, dan yang akan datang.

"Mudah-mudahan keluarga kami dan semua warga Kalbar dimudahkan rezekinya, dan dipermudahkan segala usaha," ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Klenteng Paticca Samuppada Pontianak, Herison Hermanto mengatakan, hujan di malam Imlek menurut kepercayaan mereka sebagai tanda kesejukan, dan dimaknai dengan keberuntungan.

"Meskipun malam Imlek di Pontianak diwarnai hujan, tetapi tidak menyurutkan warga Tionghoa untuk melaksanakan sembahyang di klenteng-klenteng yang ada," ujarnya.

Menurut dia, sembahyang di klenteng dalam menyambut Tahun Baru Imlek guna memohon kepada dewa pembawa rezeki agar diberikan kemudahan dalam memperoleh rezeki di tahun depannya.

Dari pantauan di lapangan, asap mengepul dari hio yang dibakar oleh setiap pengunjung dan terangnya cahaya dari lilin yang dibakar oleh setiap pengunjung pada klenteng menjadi pemandangan tersendiri di setiap klenteng yang ada di Pontianak dan sekitarnya.

Sebelumnya, Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistyanyo menyatakan, ada sekitar 107 klenteng atau 903 vihara yang ikut diamankan pada Perayaan Tahun Baru Imlek tahun 2016 yang ada di Kalbar.

"Kami melakukan pengamanan secara merata dan komprehensif, agar situasi Kamtibmas di Kalbar dalam keadaan yang kondusif," tuturnya.

Polda Kalbar juga membentuk 14 pos pengamanan sepanjang Operasi Liong Kapuas 2016, yang dibangun di lima polres, diantarnya di Polresta Pontianak lima pos, Polres Singkawang dua pos, Mempawah dua pos, Sambas tiga pos, dan Polres Bengkayang dua pos, yang didukung oleh 1.750 personil polisi.

Baca Juga

DOK MI

Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual Di Pati Dalam Tahap Pemulihan

👤Widhoroso 🕔Senin 08 Agustus 2022, 00:55 WIB
MENTERI Sosial Tri Rismaharini menyampaikan siswi SMP berinisial N (15 tahun) di RSUD Soewondo, Pati, Jawa Tengah yang menjadi korban...
ANTARA

Sumut Tata Situs Benteng Putri Hijau di Deliserdang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 08 Agustus 2022, 00:15 WIB
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara melakukan penataan situs Benteng Putri Hijau sebagai upaya pelestarian cagar budaya dan pengembangan...
Medcom

Nakes Di Buleleng Segera Jalani Vaksinasi Dosis Booster Kedua

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:55 WIB
TENAGA kesehatan (nakes) kembali mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali yang menjadi garda terdepan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya