Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 162 murid SMP N 2 Solok Selatan, Sumatra Barat, tidak bisa melaksanakan ujian semester karena jalan menuju sekolah tersebut terendam banjir sekitar 80 centimeter.
"Ujian hari ini ada dua mata pelajaran, salah satunya seni budaya, terpaksa kami undur Senin (16/12) karena jalan menuju ke sekolah terendam banjir," kata Kepala SMPN 2 Solok Selatan, R. Ritta, saat dihubungi dari Padang, Jumat (13/12/2019).
Selain meliburkan murid, para guru juga tidak bisa menuju ke sekolah.
"Di sekolah air memang baru sekitar 30 centimeter, tapi akses ke sekolah tidak bisa karena terendam banjir," ujarnya.
SMPN 2 Solok Selatan berada di Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu yang saat ini dilanda banjir akibat luapan Sungai Batang Sulit dan Batang Bangko.
"Peningkatan debit air Sungai Batang Bangko dan Batang Suliti akibat hujan yang melanda daerah itu pada Kamis hingga Jumat. Pelaksanaan ujian di SD Islam Terpadu (IT) Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, juga tidak bisa dilaksanakan hari ini karena sekolah mereka terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Bangko," tambahnya.
Seorang wali murid di sekolah tersebut, Firdaus Firman menyebutkan 387 murid SD Islam Terpadu Muara Labuh hari ini tidak bisa mengikuti ujian, karena sekolah terendam air.
baca juga: NTB Punya Pabrik Kayu Putih Terbesar di Dunia
Sementara Camat Sungai Pagu Rolli Almar menyebut banjir mulai merendam rumah warga di Kampung Tarandam sejak jam 5.30 WIB. Bukan saja rumah warga, banjir juga merendam Mapolsek Sungai Pagu. Ia menyebutkan, warga yang terdampak banjir sudah mulai meninggalkan rumah. Dan pihak BPBD telah menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga.
"Di RTH Muaralabuh juga sudah didirikan tenda pengungsian," ujarnya. (OL-3)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved