Jumat 08 November 2019, 09:09 WIB

Berantas Hama Tanaman Padi di Brebes Gunakan Burung Hantu

Supardji Rasban | Nusantara
Berantas Hama Tanaman Padi di Brebes Gunakan Burung Hantu

MI/Supardji Rasban
Rrubuha merupakan inovasi seorang Bintara Pembina Desa Koramil 08/ Bumiayu, Kodim 0713/ Brebes, bernama Sertu Eko Nuhyoto.

 

BANYAK cara dilakukan dalam memberantas hama tanaman padi terutama tikus. Petani di Desa Kaliwadas dan Kalinusu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, punya cara unik. Yakni, membuat sarang atau rumah burung hantu yang disebut rubuha. Sedangkan burung hantu yang ditempatkan dalam rubuha itulah yang bertugas mengusir tikus-tikus yang hendank merusak/ memakan tanaman padi.

Yang menarik rubuha merupakan inovasi karya seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 08/ Bumiayu, Kodim 0713/ Brebes, bernama Sersan Satu (Sertu) Eko Nuhyoto. Bahkan atas temuannya itu, Eko mendapat penghargaan dari Danrem Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, di Lapangan Upacara Makorem Kabupaten Banyumas, belum lama ini.
     
"Tapi Pak Ekonya sekarang sudah pindah dinas ke Kalimantan," ujar Seksi Penerangan Kodim 073/ Brebes, Ujang, Jumat (8/11/2019).
    
Ujang menyebut pembuatan rubuha yang didanai Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bumiayu tersebut sejak akhir 2014. Di Desa Kalinusu ada sembilan rubuha yang tersebar di lima titik lokasi milik Kelompok Tani (Poktan) Galuh Tani, Beji Tani dan Sri Unggul Tani.
     
"Tapi dari sembilan robusha yang dihuni burung hantu hanya enam karena keterbatasan mendapatkan burung hantunya," terang Ujang.

Ujang menuturkan pembuatan rubuha dengan menggunakan media batang bambu dan kayu dari swadaya masyarakat. Sedangkan untuk tiangnya menggunakan tiang pipa paralon yang diisi cor-coran semen. Upaya penanggulangan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa hama tikus sawah (rattus argentiventer) yang menyerang
lahan pertanian menggunakan burung hantu yang diberi sarang robuha tersebut merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan yang digalakkan pemerintah.

"Sehingga hasil produksi tanaman padi bisa dimaksimalkan," jelasnya.

baca juga: Polres Kebumen Gelar Resonansi Kebangsaan Cegah Paham Radikalisme
     
Menurut Ujang petani di Desa Kaliwadas dan Kalinusu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, saat ini sedang menikmati hasil panen yang lumayan menguntungkan. Jumlah tikus yang selama ini menjadi hama bagi tanaman padi berkurang populasinya hingga 40%.

"Hal tersebut dipicu karena adanya inovasi rubuha," pungka Ujang. (OL-3)

Baca Juga

dok.ist

Di HUT RI Ke-77, Srikandi Jatim Tancapkan Merah Putih di Dasar Laut Gili Ketapang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 07:56 WIB
RELAWAN Srikandi Ganjar Jawa Timur punya cara unik dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 Republik...
Dok pribadi

UMKM Nahdliyin Siap Bangkit dan Bertumbuh

👤Media Indonesia 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 23:55 WIB
KRISIS ekonomi global akibat pandemi covid-19 mengakibatkan kegiatan bisnis domistik mengalami keruntuhan yang...
MI/BAYU ANGGORO

Brigjen TNI Achmad Fauzi Kunjungi 15 Veteran Pejuang Kemerdekaan di Bandung

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 23:35 WIB
Direktur Pengkajian dan Pengembangan Seskoad itu mengajak seluruh bangsa tidak melupakan jasa para pahlawan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya