Rabu 30 Oktober 2019, 14:16 WIB

Jual Pasir Sisa Meratakan Lahan, Pengusaha Gunungkidul Ditahan

Agus Utantoro | Nusantara
Jual Pasir Sisa Meratakan Lahan, Pengusaha Gunungkidul Ditahan

MI/Agus Utantoro
Pengusaha asal Gunungkidul ditangkap karena menjual sisa pasir proses pemerataan lahan

 

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap seorang pengusaha berinisial YS asal Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, karena menjual sisa pasir untuk meratakan lahan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Kombes Pol Y Toni Surya Putra mengatakan tersangka YS diketahui mendapat order untuk meratakan lahan di Tamabakbayan, Caturtunggal, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Saat melakukan perataan tanah itu, tersisa ratusan meter kubik tanah pasir.

"Tanah yang tersisa ini kemudian dijual," kata Toni.

Baca juga: Satgas Gakkum Terpadu Tangani Pidana Karhutla

Toni mengatakan proses perataan tanah dilakukan dengan menggunaan alat berat berupa ekskavator dan beberapa dump truck. Permasalahan lantas timbul karena tanah sisa perataan diperdagangkan. Padahal, ujarnya, YS tidak memiliki dokumen perizinan baik berupa IUP (Izin Usaha Pertambangan), IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus) atau IPR (Izin Petambangan Rakyat).

"Tanpa adanya izin tersebut, maka kegiatannya menjadi penambangan liar atau ilegal," ungkapnya.

Polisi menetapkan YS sebagai tersangka penambangan liar dan akan dijerat dengan Pasal 158 UU No.4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang memberi ancaman pidana penjara maksimum 10 tahun dan denda maksimum Rp10 miliar.

Sebagai barang bukti, polisi menyita satu unit ekskavator, tiga unit dump truck berbagai merek yang berisi muatan keseluruhan 15 meter kubik.

"Kami juga menyita buku catatan material yang dibawa ke luar, surat perintah kerja, uang tunai dan barang bukti lainnya," tuturnya.

Kini, polisi melakukan penahanan terhadap YS.(OL-5)

Baca Juga

Medcom.id.

Empat Pelaku Premanisme di Bali Anggota Ormas Terkenal

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 05 Maret 2021, 00:40 WIB
Terkait motif kasus itu, awalnya istri Komang EDY, Putu YO, ikut arisan dengan tersangka Okta Riani. Lantas terjadi penundaan pembayaran...
Medcom.id.

Polisi Tangkap Pelaku Premanisme di Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 05 Maret 2021, 00:25 WIB
Mereka membawa surat kuasa dari tersangka Okta Riani. Selanjutnya terjadi adu argumentasi antara korban dengan keempat pelaku tetapi tidak...
DOK Pemkab Lamongan.

Warga Harap Bupati Baru Tuntaskan Banjir Tahunan Bengawan Jero

👤M Yakub 🕔Jumat 05 Maret 2021, 00:10 WIB
Banjir di permukiman juga meningkat lagi akibat masih tingginya curah hujan di kawasan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya