Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAGEMPA berkekuatan Mangnitudo 5,2 yang mengguncang Kota Ambon, Kamis (10/9), Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) melaporkan beberapa kerusakan akibat gempa tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menyampaikan kerusakan terjadi di beberapa titik akibat gempa di kota Ambon.
"Pusat Pengendali Operasi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Maluku melaporkan beberapa kerusakan akibat gempat tersebut. Kerusakan rumah menjadi rusak berat setelah sebelumnya diguncang gempa pada 26 September 2019 lalu. Sebuah sekolah teridentifikasi rusak berat di wilayah Perumnas, Kota Ambon. Di samping itu kerusakan juga terdapat di gedung musik Passo, Kecamatan Teluk Ambon, gedung IGD RKSD Nania dan sebuah pertokoan, " kata Agus dalam pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (11/10).
Baca juga: Gempa Susulan di Maluku Capai 1.316 Kali
Sementara itu, Agus menyebutkan akibat gempa pada Kamis (10/10) pihaknya melaporkan 1 korban meninggal dan 2 korban luka-luka.
"Untuk korban, satu orang meninggal dunia di wilayah Passo dan dua orang luka-luka. Korban meninggal atas nama Vincent Ananto, 15, dan korban luka-luka yaitu Vido Maitimu, 21, dan Kristian, 36," sebutnya.
Agus pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar.
"BNPB mengimbau masyarakat tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak benar, sedangkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) juga mengimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," pungkasnya. (OL-2)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG melaporkan gempa tektonik berkekuatan M5,8 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, pada Kamis (20/11) pukul 13.59 WIB dan berpusat di ambon
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Ambon sebagai daerah percontohan penyusunan matrix risiko bencana banjir dan tanah longsor.
Seorang warga Desa Lauran bernama Yoakim, 44 tahun, ditemukan rekan-rekannya meninggal dunia saat sedang melaut.
Warga Ambon dan sekitarnya kembali diguncang gempa bumi tektonik susulan bermagnitudo 3,2 pada Sabtu (28/12),sekitar pukul 10:56.08 WIT.
Warga diimbau tetap mewaspadai dampak hujan lebat dan angin kencang yang mulai melanda sejumlah daerah saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved