Selasa 17 September 2019, 09:18 WIB

PWI Anugerahi BJ Habibie Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia

Voucke Lontaan | Nusantara
PWI Anugerahi BJ Habibie Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia

Antara
Ilham Akbar Habibie (tengah) putra sulung BJ Habibie menerima penghargaan dari PWI sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia.

 

PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) menganugerahi gelar kepada Presiden ketiga RI BJ Habibie sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia. BJ Habibie dinilai berjasa membuka keran kebebasan dan kemerdekaan pers di Indonesia. 

"Kami sadar betul kebebasan pers didapatkan di era Pak Habibie," kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, di kediaman mendiang BJ Habibie, di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Ia didampingi jajaran pengurus PWI, antara lain Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang, Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi, dan Ketua Bidang Pengembangan Daerah PWI Akhmad Munir, Ketua Bidang Luar Negeri Abdul Aziz, Wakil Sekjen Suprapto, Anggota Dewan Kehormatan Asro Kamal, Direktur CAJ Dar Edi Yoga.

Jajaran pengurus PWI ditemui putra sulung mantan presiden itu, Ilham Akbar Habibie, di kediaman Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Menurut Atal, Habibie semakin menegaskan komitmennya terhadap kemerdekaan pers dengan menandatangani UU Nomor 40/1999 tentang Pers.
 
"Saya kira dari situ euforia pers muncul, sampai orang bilang kebebasan pers sudah jadi kebablasan," katanya.

Meski demikian, Atal mengatakan kebebasan pers harus terus dipertahankan, dan jangan ada lagi upaya membuat pers kembali terkekang.

"Kami berharap agar apa yang sudah diukir Pak Habibie tetap bertahan. Tidak boleh ada upaya membuat pers tidak bebas. Kami berharap tetap bebas sampai kapan pun, bebas yang bertanggung jawab," katanya.
 
Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang mengatakan, kalau ada yang bertanya kenapa baru sekarang Pak Habibie mendapatkan penghargaan ini, sebenarnya tidak. Pada 2013 saat Hari Pers Nasional, PWI memberi penghargaan medali kemerdekaan pers kepada BJ Habibie .

"Ini bapaknya kemerdekaan pers," ujar Ilham Bintang.

Sementara itu, Ilham Akbar Habibie merasa terhormat atas gelar yang diberikan PWI kepada sang ayah atas komitmen dan upayanya terhadap kemerdekaan pers.

"Dari dulu Bapak menerangkan kepada kami kenapa itu (kemerdekaan pers) diberikan begitu cepat. Sebab kebebasan pers adalah pondasi negara yang berdemokrasi," katanya.

Kebebasan pers, kata dia, diperlukan sebagai upaya check and balance terhadap jalannya pemerintahan, karena sebelumnya seluruh informasi dimonopoli oleh negara.

baca juga: Tingkatkan Produksi Susu, Peternak Kambing Perah Terapkan GHP

"Bapak sangat merasakan, kualitas informasi yang didapatkan Bapak bisa bertentangan, karena ada banyak sumber yang harus tetap kita kurasikan sendiri. Tetapi, itu diperlukan," katanya.
 
Bagaimanapun, tegas Ilham, kemerdekaan pers menentukan kualitas pemerintahan karena elemen data dan informasi adalah bagian integral semua negara berdemokrasi. (OL-3)

 

 

Baca Juga

DOK MI

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Sukabumi 92%

👤Benny Bastiandy 🕔Senin 06 Desember 2021, 18:51 WIB
PROGRES capaian vaksinasi covid-19 di Kota Sukabumi, Jawa Barat, setiap harinya terus...
UNI KRISWANTO / AFP

Presiden Joko Widodo Akan Meninjau Dampak Erupsi Semeru Secara Langsung

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 06 Desember 2021, 18:50 WIB
Kepala negara ingin meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung...
Ist

Putu Dedi dan Anggota KSM Kelola Sampah Dijadikan Kompos dan Pellet

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 16:33 WIB
Pemerintah Desa Paksebali dan PT Indonesia Power Bali PGU berkolaborasi dengan program untuk mengatasi permasalahan sampah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya