Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hebat kembali melanda kawasan permukiman padat di tepi Sungai Barito Kota Banjarmasinm Kalimantan Selatan, Selasa (10/9) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Sedikitnya 64 rumah warga ludes terbakar dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Alalak Selatan, Kecamatan
Banjarmasin Utara. Kondisi udara yang kering dan angin kencang serta sungai surut membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan mendapatkan sumber air untuk pemadaman.
Selain itu mayoritas bangunan permukiman terbuat dari kayu, sehingga kobaran api sulit dikendalikan. Akibat kebakaran tersebut sebanyak 64 rumah di RT 04 dan RT 05 yang dihuni 74 keluarga atau 221 jiwa ludes terbakar.
"Api berkobar dengan cepat. Jumlah kebakaran kali mencapai 64 rumah dan lebih besar dari kejadian pada Agustus lalu sebanyak 23 rumah," tutur Musliani Ketua RT 04, Kecamatan Alalak.
Lokasi kebakaran tidak jauh dari lokasi kebakaran beberapa pekan sebelumnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud mengatakan selain kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kalsel juga sangat rawan kebakaran permukiman atau bencana sosial.
"Kita telah memberikan himbauan kepada seluruh kepala daerah dan masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana kebakaran ini," ungkapnya.
baca juga: 85 Orang Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan Papua
Data sementara kerugian kebakaran permukiman sepanjang 2019 di Kalsel diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Sementara pada 2018 terjadi 277 kali bencana kebakaran permukiman (sosial) dengan kerugian mencapai Rp60,088 miliar dan menewaskan tujuh orang tewas. (OL-3)
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
SEBANYAK 17 orang dilaporkan menjadi korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Cimuning, Bekasi, Jawa Barat yang terjadi Rabu (1/4) malam
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
PEMERINTAH Kota Bekasi memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Pertamina di Cimuning, Bekasi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan akan bertanggung jawab penuh atas dampak ledakan dan kebakaran di area SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved