Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU korban gigitan anjing rabies di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal karena tidak mendapatkan suntikan vaksin antirabies (VAR) dan Serum antirabies (SAR). VAR berfungsi merangsang antibodi penetral virus rabies setelah seseorang digigit hewan yang diduga membawa virus rabies. Sedangkan SAR berfungsi menetralkan virus pada luka bekas gigitan serta memberikan perlindungan sebelum antibodi yang terbentuk dari vaksin muncul.
Korban berinisial AP, 12, digigit anjing rabies pada 23 Juli 2019. Keesokan harinya, AP dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapat suntikan vaksin antirabies. Karena tidak tersedia vaksin antirabies di puskesmas, AP kemudian dirujuk ke Kantor Dinas Kesehatan Manggarai Timur. Namun, dia malah dibawa pulang ke rumahnya. AP meninggal di rumahnya pada Senin (2/8) sekitar pukul 7.55 Wita.
"Mungkin cerita AP bisa berbeda jika puskesmas yang dikunjungi merupakan salah satu rabies center dan langsung memberikan VAR dan atau SAR tanpa perlu merujuk ke Dinas Kesehatan Manggarai Timur," kata dokter Asep Purnama, pemerhati rabies dari Rumah Sakit TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (3/9).
AP dilarikan ke rumah sakit Ben Mboi di Ruteng, Manggarai pada 30 Agustus 2019 atau setelah muncul gejala rabies pada korban berupa ketakutan terhadap air dan udara.
Menurut dokter Asep, rabies adalah penyakit yang mematikan tetapi busa dicegah. Jika digigit anjing, segera lakukan cuci luka dengan air mengalir dan sabun. Kemudian berikan VAR dan atau SAR sesuai indikasi. Jika langkah-langkah itu tidak dilakukan dan gejala rabies muncul, akan sulit melakukan penyembuhan.
Menurutnya virus rabies yang masuk ke tubuh AP melalui air liur anjing yg tertular rabies telah menyebar hingga mencapai otak.
"Tapi nasi sudah menjadi bubur, tidak perlu kita berandai-andai. Selamat jalan ananda AP. Smoga kisahmu, menjadi pembelajaran bagi penanggulangan rabies di masa yang akan datang," ujar dokter Asep.
baca juga: KPK Bawa Bupati Muara Enim Ke Jakarta
Terkait kasus tersebut, dia minta pemerintah daerah memberikan kemudahan akses terhadap layanan VAR dan SAR (rabies center) juga menjadi faktor penentu dalam upaya pencegahan kematian akibat gigitan hewan penular rabies. (HPR).
"Perlu diperbanyak rabies center sehingga lebih mudah dijangkau korban gigitan HPR yang membutuhkannya," harapnya. (OL-3)
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved