Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

12 Titik Panas Terpantau di Babel

Rendy Ferdiansyah
21/8/2019 13:15
12 Titik Panas Terpantau di Babel
Petugas tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Babel.(MI/Rendy Ferdiansyah)

BELASAN titik panas atau hotspot yang diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terpantau satelit berada di empat kabupaten di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Rabu (21/8).

Kepala Seksi Informasi dan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Depati Amir Pangkalpinang Kurniaji mengatakan 12 titik panas tersebut berada di Kabupaten Bangka, Bangka Barat (Babar), Bangka Selatan (Basel), dan Belitung Timur (Beltim).

"Di Bangka, di kecamatan Belinyu dan Riau Silip 2 Titik, Bangka Barat Kecamatan Muntok 2 titik, Simpang Teritip 3 titik, Bangka Selatan Kecamatan Air Gegas 2 titik, Payung 1 titik sedangkan di Belitung Timur di kecamatan Manggar 2 titik," kata Kurniaji. Rabu (21/8).

"Untuk tingkat akurasi dari 12 titik panas itu, antara 53% hingga 81%," ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel Mikron Antariksa mengaku setiap hari selalu ada Karhutla di Babel.

Baca juga: Lahan Terbakar di Sumsel Lebih dari 700 Hektare

"Selasa (20/8) hingga malam hari itu ada 6 karhutla tersebar di sejumlah wilayah," kata Mikron.

Ia menambahkan untuk lahan kosong milik Rizal Manurung, Polsek Grunggang  Pangkalpinang mengamankan dua pemuda yang diduga melakukan pembakaran lahan tersebut.

"Dua pemuda diamankan diduga bakar lahan kosong. Selasa kemarin sudah dimintai keterangan di Mapolsek Grunggang," ujarnya.

Mikron kembali menegaskan satgas kekeringan dan pihak kepolisian tidak segan-segan melakukan tindakan hukum jika terbukti karhutla terjadi karena disengaja.

"Setiap hari tim satgas kekeringan kita terus melakukan pemadaman bersama TNI dan Polri, makanya saya ingatkan jangan coba-coba bakar hutan atau lahan kita akan tindak lanjuti secara hukum," terangnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya