Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU unit rumah di Komplek Pondok Cipta Mas Blok A1 RT 01/16, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi ludes terbakar, Selasa (13/8). Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu karena saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Dinar Nurahman, 24, seorang saksi mengungkapkan, kepulan asap di rumah korban bernama Ratmoko diperkirakan muncul sekitar pukul 08.00 WIB.
"Jam 8 pagi api sudah menyala. Asapnya kelihatan jelas dari rumah saya," kata Dinar di lokasi.
Pemadam Kebakaran Kota Cimahi mengerahkan tiga unit pancar untuk memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah mewah tersebut.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 08.07 WIB dan segera meluncur ke lokasi. Tiba di lokasi, ternyata api sudah besar," ungkap Komandan Regu Damkar Kota Cimahi, Indrahadi.
Agar kobaran api bisa segera dipadamkan dan tidak merembet ke tempat lainnya, dia menerangkan, pihaknya memblokir area lokasi kebakaran. "Kepulan asap terlihat dari kamar mandi samping. Dugaan kami, kejadian ini akibat korsleting listrik," ujarnya.
baca juga: Kemenpar Dukung Pegunungan Meratus Jadi Geopark Dunia
Sementara itu, usai api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian, pantauan kondisi rumah berlantai dua itu ludes dilalap si jago merah serta hanya menyisakan rangka bangunan saja. Berbagai perabotan di dalam rumah hangus tak tersisa. Sedangkan di bagian depan rumah, tiga mobil dan satu sepeda motor yang terparkir di garasi berhasil diselamatkan. Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.
"Perkiraan kami, 70% bangunan habis terbakar. Kalau untuk kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar, soalnya barang-barang yang terbakar di dalam rumah hampir semuanya mewah dan berharga mahal," jelasnya. (OL-3
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
SEBANYAK 17 orang dilaporkan menjadi korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Cimuning, Bekasi, Jawa Barat yang terjadi Rabu (1/4) malam
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
PEMERINTAH Kota Bekasi memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Pertamina di Cimuning, Bekasi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan akan bertanggung jawab penuh atas dampak ledakan dan kebakaran di area SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved