Rabu 31 Juli 2019, 19:40 WIB

IPC Panjang Operasikan Kapal Pembersih Sampah Laut

Eva Pardiana | Nusantara
IPC Panjang Operasikan Kapal Pembersih Sampah Laut

MI/Eva Pardiana
Kapal Pembersih Sampah Laut

 

PEMERINTAH Provinsi Lampung bersama PT Pelindo II Cabang Panjang (IPC Panjang) meresmikan pengoperasian kapal pembersih laut, KM Telok
Betong bersamaan dengan Pencanangan Laut Bersih di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Rabu (31/7).

General Manager IPC Panjang, Drajat Sulistyo, mengungkapkan, produksi sampah di Kota Bandar Lampung mencapai 1.000 ton per hari. Pengoperasian KM Telok Betong merupakan upaya mewujudkan laut yang bersih dan bebas sampah, sehingga kepercayaan internasional terhadap Pelabuhan Panjang meningkat.

"Unsur maritim internasional sangat konsen terhadap kebersihan laut. Salah satu yang dibahas oleh IMO (International Maritime Organization) tekait tingkat keselamatan pelayaran, bukan hanya bicara kejahatan. Sampah di laut akan merusak profiler dan merusak mesin. Jika laut kotor, kapal-kapal internasional juga anti masuk ke pelabuhan," ujarnya.

Drajat menjelaskan, kapal pembersih laut akan beroperasi setiap hari selama 24 jam. Dalam sehari kapal ini mampu membersihkan 25 ton sampah dengan kapasitas penampungan sampah 5 ton sekali angkut. Ia berharap KM Telok Betong paling tidak dapat mengurangi 30% produksi sampah sepanjang pesisir laut Bandar Lampung.

"Belum ada batas wilayah operasi, di mana saja ada sampah kita ambil. Sejauh ini masih satu kapal, sambil kita analisa kebutuhannya kalau perlu kita tambah, kita tambah," katanya.

Menurut Drajat, masalah sampah tidak akan selesai tanpa komitmen semua pihak. Selain upaya penanganan, diperlukan regulasi dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mencegah agar produksi sampah tidak semakin banyak. Sebab sampah yang selama ini ada di laut bukan sampah dari kapal yang beroperasi, melainkan sampah rumah tangga yang dibuang ke laut.

"Setelah diangkut kapal akan dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Terkait ini, kami juga meminta pemkot dan pemprov menyediakan TPA saat sampah-sampah ini diangkut ke darat," ujarnya.


Baca juga: Tetangga Mengenal Iwa sebagai Sosok yang Jujur dan Ramah


Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, selepas meresmikan KM Telok Betong memberikan apresiasi terhadap IPC Panjang dan KSOP Panjang atas inisiasi dan kepeduliannya terhadap kebersihan laut. Ia berharap semakin banyak pihak yang turut berpartisipasi mengendalikan sampah di Lampung.

Sebagai komitmen pemprov dalam pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan, Arinal mengatakan tengah menyiapkan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang mampu menghasilkan 25 MW energi listrik.

"Saya berharap Pelindo lebih cepat berkoordinasi apakah di Lampung Selatan, Pesawaran, atau di Bandar Lampung (lokasi PLTSa). Kita akan dirikan Inshaallah tahun ini, karena saya telah mendapat dukungan dari Kemenkomaritim salah satu provinsi yang diutamakan adalah Lampung," katanya.

Arinal menyebut potensi sampah di Provinsi Lampung mencapai 7.200 ton per hari dari 15 kabupaten/kota. Jika dikelola dengan baik baik akan menjadi sumber energi baru yang bermanfaat. Jika tidak, sampah-sampah tersebut akan merusak lingkungan termasuk ekosistem laut.
 
"Lampung ini seperti mangkok. Maksudnya, jika hulu tidak mengelola sampah dengan baik, maka akan menumpuk di hilir, dalam hal ini laut. Kalau terus dibiarkan akan terjadi pencemaran penyakit dan rusaknya ekosistem laut serta penurunan kualitas hidup," ujarnya.

Arinal meminta SKPD terkait di antaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan bersama-sama Bappeda mulai mempersiapkan peraturan daerah terkait pencegahan dan penanganan sampah. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/R D Putra

125 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sudah Diambil Keluarga

👤Bagus Suryo 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:23 WIB
Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, tidak ada lagi jenazah yang belum...
DOK.MI

Polisi Gagalkan Pajero Bawa Paket 20 Kg Sabu dari Medan ke Palembang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:05 WIB
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Sopir Bus Gagalkan Pengiriman 4,5 Kg Ganja ke Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 22:54 WIB
Dua pelaku yang mengirim paket tersebut, kata dia, saat ini masih dalam pencarian. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya