Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN ekstrem mulai terasa di beberapa daerah di Jawa Tengah. Selain kesulitan air bersih melanda warga, ancaman gagal panen juga sudah di depan mata akibat waduk sebagai sumber utama pengairan pertanian telah kering.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng, ada empat waduk yang kering, yaitu Waduk Tempuran (Blora), Waduk Sangeh (Grobogan), Waduk Ngancar (Wonogiri), dan Waduk Botok (Sragen).
"Seluruh waduk yang ada di Jateng, sebanyak 41 unit, mengalami penyusutan air cukup besar, antara 20% dan 30%. Tidak ada suplai air dari beberapa sungai. Hujan juga sudah tidak turun lebih dari dua bulan," ungkap Kepala Pusdataru, Eko Yunianto, kemarin.
Pihaknya kini memantau sekitar 135 kontrol poin sungai untuk memastikan alirannya dapat digunakan sebagai irigasi pertanian sehingga risiko gagal panen dapat dikurangi.
Di sisi lain, akibat tidak adanya suplai air ke area persawahan dari Waduk Sempor, sekitar 1.010 hektare area padi di Kebumen puso.
Krisis air juga mengancam delapan kecamatan di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Luas wilayah yang mengalami kekeringan diperkirakan mencapai 190.783 hektare.
Di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, masalah kekeringan telah meluas ke Kecamatan Tigaraksa, Legok, Curug, Jambe, Panongan, Jayanti, Teluknaga, Kosambi, Kronjo, Sindang Jaya, dan Mauk. Pemkab Tangerang kini telah mengirim puluhan tangki air bersih kepada masyarakat.
Pendistribusian air juga dilakukan Perumdam Tirta Mukti kepada warga Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Penyalurannya dipusatkan di tiga kampung yang terdampak kekeringan. Sebelumnya sejak sumur-sumur mengering, warga harus membeli air isi ulang.
"Saya harus membeli enam galon per hari untuk kebutuhan keluarga. Tiap galon harganya Rp5.000, jadi sehari harus menyiapkan uang Rp30 ribu," kata Mona, 25, warga Desa Cisalak. (AS/SM/BB/RF/BN/LD/YK/AD/RK/X-11)
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Sekda Provinsi Jateng turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang lereng gung Lawu.
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
TINGGI permukaan air Waduk Saguling di Kabupaten Bandung Barat menyusut pada musim kemarau. Saat ini, penurunan muka air waduk telah mendekati batas bawah normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved