Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMBAH bisa membawa berkah apabila diolah dengan tepat. Seperti dilakukan oleh Krisyanto atau akrab disapa Yanto, 32. Ia menyulap limbah-limbah kayu menjadi sebuah karya seni dan punya nilai ekonomi. Saat itu awal 2016, Yanto melihat banyak sekali tumpukan limbah kayu jati yang terbuang dan tidak dimanfaatkan. Ia pun mengaku
iseng-iseng mengumpulkan lempengan-lempengan kayu yang cukup besar.
"Awalnya hany dibuat jadi pigura atau bingkai. Terserah, bisa bingkai lukisan atau foto. Terus dikembangkan lagi jadi jam dinding, kotak multifungsi, rak-rak yang imut, pot bunga, dan sekarang jadi furniture. Tapi tergantung pesanan, kalau yang itu," terang Yanto saat ditemui di acara Temanggung Local Product Expo, Rabu (3/7).
Stand milik Yanto bernama Kayuki Kraft menjadi merek dagangnya. Standnya terbuat dari papan-papan kayu yang dipagari, dan dihiasi banya pigura serta diterangi lampu, dan menambah meriah dan menarik terlihat di pojok lokasi bazaar.
"Senang melihatnya, banyak koleksi dan cantik, bikin tertarik melihatnya. Kalau suka seni dan klasik bagus dan imut. Harganya juga tidak begitu mahal lah yah," sebut Kurnia, salah satu pengunjung stand Kayuki.
Yanto mengaku kemampuannya mengolah kayu bekas menjadi barang yang punya nilai seni itu merupakan keterampilan yang dilakoninya secara otodidak.
"Hidup di era sekarang ini butuh kraetivitas," tegasnya.
Bahkan sekarang, produk-produk hasil karyanya itu, tidak hanya dipasarkan di lokal Temanggung saja. Produknya sudah dijual hingga Semarang, Yogyakarta, bahkan ada pemesan dari Jakarta.
"Kita terus berinovasi, karena era saat ini menuntut untuk itu. Terbukti hasil seni kita banyak dipajang restoran, kafe, dan tempat tempat ramai lainnya. Tidak sedikit juga hanya dimanfaatkan sebagi latar foto selfie," jelas Yanto sambil tersenyum.
baca juga: Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Berpotensi Kekeringan Panjang
Awalnya, produk-produk senin yang ia hasilkan hanya dipasarkan lewat media sosial. "Disyukuri terus berkembang, bahkan ada waktu-waktu misalnya mau hari raya atau liburan itu bisa kebanjiran orderan. Tapi tidak semua diterima, karyawan masih terbatas," aku Yanto.
Menurutnya, harganya juga tidak terlalu mahal, ada yang puluhan ribu. Tapi ada juga jutaan rupiah. Tergantung kerumitan pengerjaannya. Dan untuk sekarang ini, Yanto mengaku omsetnya per bulan sudah bisa mencapai Rp7 jutaan. (OL-3)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
Setiap produk Kupiah Meukutop yang dihasilkan kini dilengkapi dengan sistem autentikasi digital menggunakan Google Sheet dan QR Code unik.
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
Ajang yang diklaim sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara ini menargetkan 75.000 pengunjung serta 100 pembeli potensial internasional.
CAS (Contractor Art Space), sebuah perusahaan arsitek, kontraktor dan interior dari Indonesia, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Suikoushya, workshop carpentry di Kyoto, Jepang.
IFEX 2025 kembali digelar pada 6-9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran, untuk merayakan satu dekade kontribusi dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia.
Acara Pesona Swarga Bumi ini tidak hanya sekedar wadah promosi, tetapi juga sebagai katalisator bagi pelaku industri kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved