Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI sumber daya alam yang beragam, Sulawesi Tengah (Sulteng) diyakini menjadi pusat industri manufaktur di Pulau Sulawesi pada 2024. Imbasnya akan memicu daerah tersebut sebagai pusat basis pertumbuhan strategis.
“Sulawesi Tengah memiliki keunggulan komparatif dengan cadangan sumber daya nickel pig iron, biji besi, dan gas yang sangat bisa diandalkan. Saya optimistis tahun 2024, daerah ini akan menjadi pusat industri manufaktur di Pulau Sulawesi,” ungkap tokoh muda nasional asal Sulteng yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Ahmad M Ali, Kamis (27/6).
Sulteng, jelas dia, merupakan provinsi terbesar di Pulau Sulawesi dengan luas wilayah daratan 68.033 kilometer persegi dan luas laut mencapai 189.480 kilometer persegi.
Wilayah itu, kata dia, memiliki tantangan dari sisi konektivitas, mencakup semenanjung bagian timur dan sebagian semenanjung bagian utara, serta Kepulauan Togean di Teluk Tomini dan pulau-pulau di Banggai Kepulauan di Teluk Tolo, hingga ke perbatasan Sulawesi Tenggara. Terlebih, sebagian besar daratan di provinsi ini berupa pegunungan.
“42.80% berada di atas ketinggian 500 MDPL dan Katopasa adalah gunung tertinggi dengan ketinggian 2.835 MDPL, kita butuh infrastruktur yang besar sekali,” jelasnya.
Untuk mengatasi pemerataan sebaran SDA di sana, jelas Ali, dibutuhkan konektivitas infrastruktur darat, laut, dan udara. Untuk itu, dibutuhkan percepatan infrastruktur dan energi yang massif. Ini membuat kondisi geografis strategis dan potensi komparatif Sulteng sempurna menjadi daerah pusat pertumbuhan.
“Insya Allah, bila kita bekerja secara sungguh-sungguh, optimistis Sulteng bisa terwujud sebagai daerah maju berbasis sentral strategis komoditas berbasis keunggulan daerah yang akan membawa kesempatan kerja/peluang usaha jauh lebih baik dari sekarang,” tandasnya. (MT/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved