Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Puluhan Kendaraan Bodong Diamankan, Polisi Kejar Pelaku Utama

Ferdinandus Rabu
27/6/2019 20:30
Puluhan Kendaraan Bodong Diamankan, Polisi Kejar Pelaku Utama
Puluhan Kendaraan Bodong Diamankan, Polisi Kejar PelakuUtama:(ferdi_virgo009)

DALAM kurun dua bulan, aparat Kepolisian Resor Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, mengamankan puluhan kendaraan bodong yang berkeliaran di daerah ini. Penyitaan kendaraan bodong ini setelah mendapat keluhan warga terkait marakanya kendaraan ilegal yang berkeliaran.

Puluhan kendaraan ilegal ini diamankan di Mapolres Flotim setelah diketahui tidak memiliki kelengkapan surat-surat resmi. Sejumlah saksi pun terus diperiksa penyidik untuk membongkar dugaan sindikat kendaraan bodong yang marak di daerah ini.

Berdasarkan pantauan di Mapolres, terlihat sejumlah kendaraan yang sebagian besar roda empat diamankan di halaman belakang Mapolres.

Kapolres Flores Timur, AKBP Deni Abrahams, melalui Kasat Reskrim AKP Joni Sihombing, mengatakan, saat ini penyidik serius membongkar sindikat kendaraan bodong di daerah ini dengan membentuk satgas khusus.

"Kami serius untuk mengusut tuntas kasus maraknya kendaraan bodong di daerah ini, sehingga satgas khusus yang sudah dibentuk, dalam dua bulan terakhir ini sudah mengamankan puluhan kendaraan bodong, dan juga sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Kuat dugaan ada sindikat di balik kasus ini," beber Joni.


Baca juga: Desa Kekeringan di Klaten Digelontor Bantuan Air Bersih


Ia menambahkan, kendaraan bodong ini banyak yang datang dari Pulau Jawa tanpa surat-surat resmi, sehingga diduga banyak  kendaraan roda empat dan roda dua ilegal berkeliaran di wilayah ini.

"Dari pemeriksaan penyidik kami, kendaraan bodong ini datang dari Pulau Jawa, seperti dari Surabaya, Tangerang, Jawa Barat, dan sekitarnya. Dari keterangan sejumlah saksi, pelaku utama berada di luar wilayah Flotim, karena sistem jual beli kendaraan bodong ini menggunakan sistem sel atau putus. Sehingga saat ini kami fokus untuk mengejar pelaku utama demi membongkar sindikat di balik kasus ini," tegas Kasat Reskrim.

Maraknya kendaraan bodong ini sangat meresahkan warga, sehingga kepolisian terus meningkatkan patroli pemeriksaan kendaraan, sekaligus mengimbau warga agar berhati-saat membeli kendaraan. Warga diimbau selalu teliti dan memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum dibeli, agar tidak menyesal di kemudian hari.

Maraknya kendaraan bodong ini juga menjadi keluhan para tokoh agama dan tokoh masyarakat karena dikhawatirkan merupakan hasil kejahatan. Mereka meminta keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kasus tersebut. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya