Kamis 20 Juni 2019, 12:15 WIB

Pacific Paint Gandeng Pesantren Garap Wisata Halal

Andhika Prasetyo | Nusantara
Pacific Paint Gandeng Pesantren Garap Wisata Halal

Dok Pacific Paint
Pengelola Pondok Pesantren Sirnarasa, Ciamis, Jawa Barat, mengecat bangunan gedung demi menarik perhatian wisatawan.

 

SETELAH dinobatkan sebagai destinasi wisata halal terbaik 2019 oleh Global Muslim Travel Index (GMTI), banyak pelaku usaha serta di berbagai daerah yang kian serius menekuni industri tersebut.

Salah satunya adalah Pacific Paint yang menggandeng Pesantren Sirnarasa di Ciamis, Jawa Barat.

Perusahaan produsen cat itu berniat menyulap pesantren yang dipimpin Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Qodri QS sedemikian rupa hingga memiliki unsur estetika yang mampu menarik perhatian wisatawan.

"Sekarang itu wisata halal itu identik dengan ziarah ke makam, padahal tidak hanya itu. Kami akan gabungkan aspek-aspek lainnya juga," ujar Head of Marketing Pacific Paint Ricky Soesanto melalui keterangan resmi, Kamis (20/6).

Ia mengatakan pihaknya bersama pengelola pesantren akan menghadirkan pusat kuliner halal, mural-mural islami yang bersifat edukasi hingga wisata fotografi di sekitar pesantren yang memberikan nilai leisure bagi setiap pengunjung.

Baca juga: Pesantren Kilat Bank BJB Ciptakan Generasi Juara Lahir Batin

Untuk tahap awal, perusahaan akan mempercantik tampilan gedung sekolah serta asrama putra dan putri dengan melakukan pengecatan ulang.

Adapun, pengasuh Pesantren Sirnarasa Dadang Mulyawan menuturkan tidak kurang dari 120 ribu jamaah berkunjung ke pondok pesantren itu setiap tahunnya.

"Itu yang membuat kami terdorong mengembangkan potensi bisnis yang ada. Terlebih dari 25 hektare luas area ponpes, baru 7 hektare yang telah dikembangkan," tutur Dadang.

Ke depannya, lahan-lahan yang masih belum termanfatakan itu akan dibangun sebuah area wisata dengan mengusung konsep alam terbuka. Dengan demikian, para pengunjung dari berbagai daerah tidak hanya datang untuk beribadah tapi juga bisa berlibur bersama keluarga, tentunya dengan kaidah yang sesuai dengan ketentuan Islam.

Pengembangan wisata di kawasan pesantren juga diyakini akan membawa manfaat bagi para santri karena dilibatkan langsung dalam seluruh kegiatan usaha di tempat tersebut.

Mereka akan mendapatkan pelatihan dan memiliki kemampuan dalam berwirausaha hingga akhirnya bisa mengangkat kesejahteraan mereka. (OL-2)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Hore! Proyek Tol Listrik di Pulau Flores Sudah Terinterkoneksi

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 08:50 WIB
PERUSAHAN Listrik Nasional (PLN) akhirnya menyelesaikan proyek tol listrik di wilayah Pulau Flores,...
dok.ist

OMG Langkat Rayakan HUT ke 77 RI Sembari Sosialisasikan Ganjar

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 08:41 WIB
MERIAHKAN HUT Kemerdekaan RI ke 77 Orang Muda Ganjar (OMG) Langkat menggelar sejumlah kegiatan mulai hiburan dan pameran produk UMKM lokal...
dok.ist

Di HUT RI Ke-77, Srikandi Jatim Tancapkan Merah Putih di Dasar Laut Gili Ketapang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 07:56 WIB
RELAWAN Srikandi Ganjar Jawa Timur punya cara unik dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 Republik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya