Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polres Purwakarta, Jawa Barat melakukan pemetaan situasi dan kondisi jalur yang akan digunakan untuk arus mudik Lebaran 2019. Terutama pemetaan wilayah rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan macet. Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta, Ipda Asep Kusmana, mengatakan pemetaan yang dilakukan untuk pengamanan arus mudik, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Asep menjelaskan, hasil pemetaan jajarannya menyimpulkan, di wilayah hukum Polres Purwakarta ada beberapa jalur yang dianggap rawan kecelakaan (black spot). Yakni, di jalur arteri dan jalur nasional, serta ruas tol Cipularang dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
"Untuk di ruas Tol Cipularang, ada 10 kilometer yang rawan kecelakaan. Yakni, mulai dari KM 90 hingga KM 100, baik dari arah Bandung-Jakarta maupun sebaliknya," kata Asep Kusmana, Kamis (16/5).
Sedangkan untuk titik rawan di ruas tol Cipali yakni di KM 73 sampai 83 di kedua jalur. Tak hanya di ruas tol, titik rawan kecelakaan pun terdapat di jalur arteri. Di antaranya, jalur Purwakarta-Bandung via Padalarang, jalur Sadang-Subang via Cibatu (jalur tengah), serta jalur Sadang-Cikopo (Bungursari).
Asep menyebutkan, hasil pemetaan ini dilihat dari intensitas kecelakaan yang selama ini kerap terjadi di titik-titik tersebut. Yakni, selain kondisinya lurus, ada juga yang kondisinya berupa tanjakan terjal, turunan curam, tikungan tajam, serta bergelombang.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga Kabuputen Purwakarta, Budi Supriyadi, menyatakan telah menyiapkan 9 jalur akternatif dengan kondisi jalan cukup baik, untuk arus mudik lebaran 2019. Menurutnya, jalur tersebut siap digunakan jika terjadi kemacetan bagi kendaraan yang keluar dari gerbang tol Sadang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Baik melalui jalur tengah Sadang-Subang maupun jalur selatan.
baca juga: KPU: Selama Rekap Saksi BPN dan TKN Tidak Pernah Komplain
Budi menyebutkan, kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini memang selalu menjadi jalur alternatif dari berbagai penjuru daerah. Jika terjadi penumpukan kendaraan di sekitar Purwakarta, Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan akan membuka jalur-jalur tertentu untuk mengurai kemacetan.
"Nanti koordinasi dengan instansi lain, untuk menentukan skema arus mudik. Termasuk pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas dan membuka jalur alternatif jika diperlukan," ungkapnya. (OL-3)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved