Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Gianyar Didapuk Sebagai Kota Kerajinan Dunia

Dero Iqbal Mahendra
22/4/2019 20:58
Gianyar Didapuk Sebagai Kota Kerajinan Dunia
Ketua Dekranas Mufidah Jusuf Kalla menerima piagam penetapan Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia di Gianyar, Bali, Senin (22/4)(Antara/Fikri Yusuf)

SETELAH Daerah Istimewa Yogyakarta didapuk sebagai Kota Batik oleh World Craft Council (WCC). Kini giliran Kabupaten Gianyar, Bali yang dinobatkan sebagai Kota Kerajinan Dunia oleh lembaga yang sama. Penganugrahan tersebut diserahkan kepada Mufidah Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

"Kabupaten Gianyar sangat kaya dengan berbagai ragam produk kerajinan dari kerajinan kayu yang sangat bagus, kerajinan dari batu, kerajinan gelas tiup, tenun dan sentra perhiasan potensinya sangat besar yang tersebar di sepanjang jalan antara Batu bulan, Celuk sampai Ubud," ujar Mufidah di Bali Theatre, Bali Safari and Marine Park, Gianyar, Bali, Senin (22/4).

Ia menjelaskan ide untuk mengajukan Kabupaten Gianyar sebagai 'Gianyar Craft City' berasal dari dirinya karena melihat potensi dari Gianyar.

Ia kemudian membentuk tim yang melibatkan Ketua Dekranasda Gianyar, Ketua Dekranasda Bali dengan didukung Bupati beserta jajarannya, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membuat proposal usulan Gianyar sebagai World Craft City.

Setelah dilakukan evaluasi oleh Tim Evaluator dari WCC yang dipimpin oleh Dr Ghada Hijjawi, pihaknya kemudian mendapatkan kabar WCC menyetujui hasil Evaluasi yang dilakukan dan mengakui Kabupaten Gianyar sebagai World Craft City. Oleh sebab itu dirinya berterimakasih atas dukungan Dr Ghada, Presiden WCC-APR.

Baca juga : Gianyar Terpilih Jadi Anggota Pusaka Dunia

"Dengan ditetapkannya Gianyar sebagai World Craft City, mudah-mudahan Gianyar lebih dikenal di manca negara, serta dapat membangun jejaring dengan World Craft City lainnya," harap Ibu Mufidah bersemangat," pungkas Mufidah.

Pada acara yang sama juga diserahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis (HKI IG) kepada kerajinan perak Celuk, Gianyar.

Acara tersebut kemudian ditutup dengan fashion show yang menampilkan busana hasil rancangan disainer Bali yang sudah mendunia. Mufidah yang didampingi para pengurus Dekranas menyempatkan diri mengunjungi pameran mini yang menampilkan berbagai produk kerajinan unggulan Gianyar.

Dalam kunjungannya tersebut, Mufidah bertatap muka dan berdialog langsung dengan perajin yang ikut memamerkan hasil karyanya dalam pameran. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya