Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ZULHAM, 57, seorang loper koran sejak tahun 1981 berjualan koran di lingkungan Universitas Sumatra Utara (USU) meninggal dunia di
Rumah Sakit USU, tak lama usai ditabrak mobil sedan warna hijau dengan nomor polisi BK 1613 BM, yang dikemudikan kawanan rampok, Sabtu (13/4) sekitar pukul 11.15 WIB.
Korban warga Jalan HM Said, Gang Kacung, Kecamatan Medan Perjuangan itu ditabrak bersama sepeda onthelnya, ketika komplotan perampok tersebut berusaha kabur dari kejaran massa, setelah aksi pencurian terhadap satu unit sepeda motor milik mahasiswa fakultas teknik USU ketahuan warga kampus.
Baca juga: Tim Gabungan Cari WNA yang Tersesat di Gunung Agung
Sepeda onthel yang dikendarai korban juga rusak berat akibat ditabrak mobil yang dikemudikan kawanan perampok yang diduga kerap beraksi di sekitar kampus USU.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Philip Antonio Purba kepada wartawan mengatakan, kawanan perampok berjumlah 4 orang, yakni Said Reza, 31, warga komplek Puri Zahara II; Armen Purba, 27, warga Jalan Karya 7 Tanah Garapan; Indra Syahputra, 34, warga Dusun 5 Sei Mencirim; serta Andreas, 20, warga Dusun 5 Sei Mencirim, kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. "Keempat tersangka saat ini sudah kita amankan," ungkapnya kepada wartawan di kampus USU Padangbulan, Medan, Minggu (14/4).
Philip menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika para pelaku mencuri motor warna abu-abu BK 6219 ACK milik Rizki Afit Pratama, 18, warga
Gang Amal, Tanjung Morawa, yang diparkir di halaman Fakultas Teknik Kimia Kampus USU, sekitar pukul 10.30 WIB.
Saat itu, lanjut dia, pelaku Armen Purba turun dari mobil untuk mengambil motor korban. Selanjutnya, usai berhasil mendorong motor korban keluar dari areal fakultas teknik kimia, ia pun sempat memotong kabel kunci kontak motor tersebut.
"Akan tetapi karena motor tidak hidup, pelaku terus mendorongnya ke arah parkir mobil temannya yang sedang menunggu. Tapi kemudian seorang mahasiswa melihat langsung meneriaki maling, sehingga pelaku Armen langsung dipukuli oleh massa," jelasnya.
Melihat rekannya dipukuli, terang Philip, para pelaku lainnya langsung lari keluar dari mobil, sehingga ikut menjadi bulan-bulanan massa. Diduga karena ketakutan, salah satu tersangka bernama Reza langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sehingga menabrak Zulham yang saat itu sedang melintas menaiki sepeda dayung.
"Korban atas nama Zulham meninggal sekitar 2 jam usai dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, korban sudah dibawa keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan," tuturnya.
Baca juga: 257 Penghuni Lapas Pidie tak Terdaftar Sebagai Pemilih
Sambung Philip, keempat tersangka yang babak belur dihajar massa juga harus dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Barang bukti berupa sepeda motor milik korban, mobil sedan milik pelaku, dan kunci T sudah diamankan.
"Ke 4 tersangka sudah dibawa ke RS Bhayangkara karena terluka parah akibat dipukuli massa. Setelah ini mereka akan kita tahan di Polrestabes," ujar Philip. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved