Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Warga Luwuk Mengungsi ke Perbukitan setelah Gempa

Antara
12/4/2019 20:35
Warga Luwuk Mengungsi ke Perbukitan setelah Gempa
Sejumlah warga berada di sebuah bangunan yang berada di bukit seusai gempa melanda Banggai Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Jumat (12/4/2019).(ANTARA FOTO/Stevan Pontoh)

SEJUMLAH warga Kelurahan Keleke, Kota Luwuk, Sulawesi Tengah, mengungsi di Bukit Keles, karena adanya informasi akan terjadi gelombang tsunami akibat gempa bumi 6,9 skala Richter, Jumat (12/4) malam.

Salah seorang warga Keleke, Luwuk, Jenny Malota, saat dihubungi melalui telepon seluler, mengaku kalau banyak warga sudah mengungsi di perbukitan, karena tidak ingin mengambil risiko dengan kemungkinan tsunami.

Selain ke Bukit Keles, ada juga warga yang mengungsi di Bukit Puge, Hanga-hanga, hingga Halimun. Karena lokasi pantai dengan permukiman warga hanya sekitar dua kilometer.


Baca juga: Peringatan Tsunami Berakhir, Masyarakat Diminta Tetap Waspada


"Kebanyakan yang mengungsi adalah ibu-ibu dan anak-anak serta lansia. Sebagian warga pria ada yang menjaga rumahnya," kata Malota.

Sebagian besar warga yang mengungsi memilih berjalan kaki, meski banyak juga yang menggunakan motor.

"Bahkan ada yang nekat menyewa ojek pangkalan hingga Rp20 ribu hingga Rp50 ribu untuk mencapai perbukitan. Sampai sekarang kami masih khawatir, karena masih ada gempa susulan," tambah pria lulusan FISIP Universitas Sam Ratulangi Manado ini.

Sementara kondisi sebagian rumah warga maupun fasilitas umum lainnya, menurut Malota, belum terpantau apakah ada kerusakan atau tidak. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya