Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KODAM XIV/Hasanuddin menyiagakan sebanyak 11.330 personel untuk pengamanan Pemilu 2019. Dari jumlah tersebut akan berada di bawah kendali operasi (BKO) ke Polres, masing-masing 1.200 personel.
Hal itu diungkapkan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Surawahadi karena pihaknya memakai standar tinggi untuk pengaman pemilu, baik itu pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan presiden.
"Kami pakai standar tinggi, kami merahkan dulu, zona kerawanannya, meski sebenarnya hijau. Tujuannya agar pemilu bisa berjalan aman, tertib dan lancar," kata Surawahadi.
Ia juga mengaku melakukan pemetaan daerah rawan konflik di tiga provinsi yang dibawahi Kodam XIV Hasanuddin. Dan berdasarkan data yang dipaparkan Surawahadi, khusus Sulsel, Makassar yang menjadi perhatian khusus.
"Maka TNI akan memaksimalkan perbantuan kepada Polri untuk pengamanan, sesuai kebijakan. Dan kami memastikan pengaman berada pada jarak 50 meter paling dekat dari tempat pemungutan suara," ungkap Surawahadi.
Baca juga: Hari Ketiga Kampanye, Surya Paloh akan Berorasi di Sulteng
Setiap komando distrik militer (Kodim) itu menurunkan 1 pleton untuk siaga membantu kepolisian.
"Mudah-mudahan tidak digunakan," tegas Surawahadi.
Karenanya, ia mengajak semua pihak berkomitmen menyukseskan Pemilu dengan mencegah kecurangan.
"Jangan ada intimidasi, jaga kemerdekaan memilih bagi yang punya hak pilih, jangan ada rakyat yang merasa takut, jaga rasa aman pemilih, jaga koordinasi dan komunikasi yang baik serta laporkan dan tindak tegas bagi pelanggar tanpa kecuali," tegas Surawahadi.
Bahkan ia menekankan bahwa TNI menjunjung tinggi netralitas dan itu harga mati. Dan mengingatkan kepada warga masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dan tidak golput dalam Pemilu. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved