Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

2.678 Orang Guru Honor Baru Disebar ke Pedalaman Kalteng

Sriyanti
12/3/2019 19:00
2.678 Orang Guru Honor Baru Disebar ke Pedalaman Kalteng
(ANTARA)

DINAS Pendidikan Kalimantan Tengah tahun ini merekrut sebanyak 2.678 orang untuk menjadi guru yang berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) atau guru honor. Mereka disebar ke pedalaman Kalteng untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winarno, di Palangka Raya, Selasa (12/3), mengatakan para guru honorer baru tersebut telah melalui evaluasi dan uji kompetensi. Mereka nantinya ditempatkan di 400 SMA dan SMK yang tersebar di seluruh Kalteng dengan insentif sebesar Rp1,5 juta per bulan.

"Diharpkan dengan bertambahnya guru honor ini mutu dan jumlah pengajar di pedalaman Kalteng bertambah baik," ujar Slamet.

Sebelumnya, pada 2018, Pemprov Kalteng telah merekrut 2.800 guru honor. Selain menambah guru, Slamet mengungkapkan pihaknya juga membangun sarana dan prasarana sekolah, seperti pembangunan 5 unit sekolah baru, pembangunan 1 unit SMK unggulan, dan pembangunan ruang kelas baru SMA sebanyak 108 unit.

Ia juga menjelaskan angka partisipasi murni (APM) dan angka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK meningkat cukup signifikan. Contohnya, sepanjang 2012-2018 APM tingkat SMA/SMK sebesar 77,53% dan tahun ini meningkat menjadi 77,56%.

"Memang untuk digitnya masih kecil, namun cukup besar untuk jumlah yang tertampung," jelas Slamet.

Ketika menyinggung persiapan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), mantan guru SMK 1 Palangka Raya itu mengatakan selama dua tahun ini Kalteng  memiliki 2.106 unit komputer. Selain itu dari APBN juga dibantu sebanyak 300 unit komputer dan dari Dinas Kehutanan sebanyak 130 unit komputer.

"Target kita hingga 2021 kita memiliki sebanyak 7 ribu unit komputer," jelasnya.

Slamet menyebutkan pada tahun ini, Kalteng siap melaksanakan UNBK yang mencakup 100% sekolah. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya