Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH perusahaan di bawah bendera badan usaha milik negara (BUMN) terus menyokong pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat, Sumatra Barat, sekaligus mempercepat pengoperasiannya.
Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit mengaku, teranyar, pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Sumbar akan segera mengkaji kebutuhan listrik Teluk Tapang, sehingga pada 2021 operasional pelabuhan dapat berjalan.
Pertemuan yang dilakukan kemarin, sebutnya, pihak PLN akan melakukan peninjauan ke lapangan secepatnya guna menyusun perencanaan pembangunan gardu PLN di Air Bangis nanti.
"Gardu Air Bangis yang dibangun itu nantiknya akan konek dengan pembangunan gardu induk PLN di Ujung Gading dan aliran listrik dinyatakan cukup dalam kapasitas jaringan PLN yang ada," jelas Nasrul, Selasa (12/3).
Jika perencanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) ini dilakukan pada 2019 ini, Nasrul berharap di 2020 sudah
dalam pembangunan. Ia menambahkan, pembahasan percepatan pembangunan jaringan listrik menuju Pelabuhan Teluk Tapang sudah mendesak. Selain sokongan listrik dari PLN, tahun ini PT Pelindo telah menyiapkan dana Rp68 miliar dalam melengkapi fasilitas Teluk Tapang termasuk penambahan dermaga.
Menurut Nasrul, beberapa perusahaan juga telah meninjau dan melihat secara langsung besarnya potensi ekonomi sekitar Pelabuhan Teluk Tapang. Wilayah Pasaman Barat memiliki potensi batu besi seluas 82 hektare dengan kadar besi lebih dari 60%.
"Kemudian juga potensi produksi semen Gunuang Tuleh Pasaman Barat, serta rencana Abako membuat pabrik turunan sawit yang pengiriman melalui Pelabuhan Teluk Tapang," ungkap Nasrul Abit. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved