Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tanggul Bengawan Jebol, Tiga Kecamatan di Lamongan Kebanjiran

Ahmad Yakub
08/3/2019 21:10
Tanggul Bengawan Jebol, Tiga Kecamatan di Lamongan Kebanjiran
( MI/Widjajadi )

BANJIR luapan Sungai Bengawan Solo juga terjadi di  Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada  Jumat  (8/3) siang.  Kiriman air dari kawasan hulu yang berstatus siaga III atau siaga merah mengakibatkan 9 desa pada tiga kecamatan tergenang.

"Iya betul ada tiga kecamatan yang terdampak banjir luapan sungai Bengawan Solo," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan kepada Media Indonesia, Jumat (8/3) sore.

Ketiga kecamatan yang terdampak banjir itu meliputi Babat, Laren dan Kecamatan Maduran. Namun, dari tiga kecamatan itu kawasan terparah terdampak banjir berada di Kecamatan Laren dengan jumlah desa sebanyak 7 desa.

Banjir terjadi setelah debit air pada permukaan Bengawan Solo di Kabupaten Lamongan mengalami kenaikkan signifikan karena derasnya pasokan air dari hulu sungai. Hal ini memicu sejumlah kawasan di Lamongan juga berstatus siaga kuning atau siaga II, sebagian menetapkan siaga merah atau siaga III banjir.

Derasnya kiriman air dari hulu sungai juga menyebabkan tanggul dalam di Kecamatan Maduran jebol sepanjang 70 meter. Kondisi tersebut  mengakibatkan akses masuk menuju Dusun Sawo, Desa Jangkungsumo terputus. Masyarakat harus melewati jalur memutar saat hendak keluar dari kampung setempat.

"Yang jebol itu tanggul dalam, bukan tanggul utama Bengawan Solo," terang Agus.

Menurut Agus, jebolnya tanggul dalam itu memicu genangan banjir di permukiman warga pada sembilan desa dari tiga kecamatan meningkat tajam hingga ketinggian 50 sentimeter (cm). Menurut pendataan sementara 9 desa, jumlah rumah yang tergenang sekitar 70 keluarga.

Jumlah itu masih mungkin meningkat seiring makin naiknya permukaan sungai Bengawan Solo di Lamongan beberapa kawasan sudah masuk siaga merah. Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan juga telah bersiap dengan peralatan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya