Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memastikan di Babel tidak ada Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e).
"Kita sudah melakukan pendataan, di daerah kita tidak ada WNA yang punya KTP-e," kata Kepala DP3ASCKB Babel, Susanti, usai menghadiri HUT YPAC ke-64 di Gedung Mahligai Rumdin Gubernur Babel, Selasa (5/3).
Saat ini memang menurut Susanti, di Jawa ada ditemukan WNA yang punya KTP-e dan bahkan masuk dalam DPT. Hal itu disebutnya tidak mungkin terjadi di Babel.
"Gimana mau masuk dalam DPT kita, jika tidak ada WNA punya KTP-e, memang di luar ada ditemukan," ujarnya.
Baca juga: KPU Verifikasi Faktual 103 WNA yang Masuk DPT
Susanti menyebutkan WNA di perbolehkan memiliki KTP-e asalkan memenui syarat yang telah ditentukan sesuai aturan. Seperti izin menetap selama 5 tahun, berkelakuan baik, dan sebagainya.
"WNA boleh, pertama dia harus menetap 5 tahun, berkelakuan baik," ungkap dia.
Untuk di Babel sendiri, rencananya baru akan mengeluarkan KTP-e bagi WNA nanti setelah pemilihan umum.
"Saat ini belum kita keluarkan, nanti setelah pemilu baru kita izinkan WNA yang mau memiliki KTP-e Babel, tentunya dengan persyaratan yang saya sampaikan tadi," ucap Susanti. (OL-3)
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Kenaikan harga telur ayam berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Sementara Kasat Intelkam Polres Bangka Iptu Djunaidi mengatakan, sejak di penerimaan P3K dibuka kamis lalu jumlah pemohon SKCK membludak.
Tercatat tahun 2024 ada sekitar 28.559 orang mengidap penyakit diabetes, sedangkan di tahun 2025 ini di perkirakan mencapai 30 ribu orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved