Senin 04 Maret 2019, 16:30 WIB

Penerima KIS di Cianjur Berharap Program Tersebut Berlanjut

Benny Bastiandy | Nusantara
Penerima KIS di Cianjur Berharap Program Tersebut Berlanjut

MI/Benny Bastiandy

 

SEJUMLAH penerima manfaat Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berharap program tersebut bisa terus berlanjut. 

Pasalnya, program yang diluncurkan di era Joko Widodo-Jusuf Kalla itu sangat membantu dalam proses perawatan dan pengobatan pada berbagai fasilitas kesehatan.

"Alhamdulillah, sejak menerima KIS, saya sudah menggunakannya selama tiga kali. Waktu itu saya gunakan saat berobat ke RSUD Sayang Cianjur," kata Wowo Subagio, 54, warga Kampung Mitraloka RT 03/18, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Senin (4/3).

Wowo menuturkan, proses pengurusan menggunakan KIS tidak terlalu ribet.Waktu mengalami muntaber, ia langsung datang ke RSUD Cianjur.

"Waktu itu saya bilang menggunakan KIS sama pegawai di rumah sakit. Lalu saya mengisi identitas diri. Setelah selesai, saya langsung dirawat. Setelah dinyatakan sembuh tidak ada biaya sepeser pun," ujar tukang parkir yang biasa mangkal di seputaran Jalan Siliwangi ini.

Kejadian berulang beberapa waktu selanjutnya. Wowo kembali mengalami sakit cukup parah. Kadar gulanya naik sehingga membutuhkan perawatan.

"Saya pakai lagi KIS. Seperti biasa mengisi lagi formulir kemudian dirawat sampai sembuh. Tidak ada biaya apapun. Kalau dihitung-hitung saya sudah gunakan KIS ini selama tiga kali yakni pada 2014, 2017, dan 2018," terang dia.

 

Baca juga: KIS Dibagikan hingga ke Pelosok Daerah

 

Ayah yang memiliki dua orang anak ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program KIS dari pemerintah pusat. Ia pun berharap KIS ini bisa kembali digunakan.

"Manfaatnya besar sekali. Apalagi bagi kami, keluarga yang terbilang kurang mampu. Kalau harus bayar waktu itu, berapa duit yang harus dikeluarkan untuk biaya perawatan dan pengobatan. Waktu itu saya dirawat sampai tiga hari. Setelah dinyatakan sembuh juga masih diberi obat," ucapnya.

Hanya ia menyayangkan istri dan kedua anaknya tidak terdata sebagai penerima KIS. Wowo berharap ke depan ada pendataan ulang agar keluarganya bisa terdaftar sebagai penerima manfaat KIS.

"Lumayan karena gratis. Program ini sangat bagus. Saya setuju kalau program-program yang bisa dirasakan langsung manfaatnya kembali diteruskan," pungkas suami Lia, 39, ini. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Widjajadi

18 Nakes Solo Gagal Divaksin Sinovac karena Tekanan Darah Tinggi

👤Widjajadi 🕔Jumat 15 Januari 2021, 22:17 WIB
Dari 10.620 nakes se-Kota, pada hari pertama ada 330 nakes yang sedianya diimunisasi dengan vaksin...
MI/Dwi Apriani

Vaksin Sinovac Tiba di Kabupaten OKI, Dijaga Ketat Polisi

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 15 Januari 2021, 22:09 WIB
Vaksin yang telah tiba di Kabupaten OKI itu kemudian disimpan di Gedung Farmasi Milik Pemerintah Kabupaten...
ANTARA

Wali Kota Padang Tegaskan Vaksin Sinovac tak Diragukan Lagi

👤Yose Hendra 🕔Jumat 15 Januari 2021, 22:05 WIB
Polemik di tengah masyarakat tentang kehalalan dan keamanan vaksin, menurut Mahyeldi, mesti disikapi dengan pikiran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya