Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Utara Edy Rahmayadi mengaku belum sinkron atau klop dengan anak buahnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut.
Edy mengaku sering memarahi para kepala dinas karena berbagai hal yang tidak tuntas-tuntas. Untuk mengatasi ketegangan dirinya dengan para bawahannya itu, Edy mengaku kerap mencairkan suasana dengan cara mengajak makan bersama, kepada mereka dipertanyakan berbagai hal tentang program-program kerja yang berjalan.
"Kita berbicara baik-baik. Dari situ kemudian dia mengetahui kalau para anak buah saya itu stres atau merasa tertekan menghadapinya. Orang ini (kepala-kepala dinas) stres sama saya, saya tahu itu. Saya belum klop sama mereka," ujar Edy di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (1/3).
Pernyataan tersebut diungkapkannya ketika para wartawan yang hadir di acara silaturahim mengeluhkan kepala-kepala dinas yang tidak terbuka untuk dikonfirmasi tentang berbagai hal.
Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Kecewa Medan Jadi Kota Terkotor di Indonesia
Terhadap 49 kepala dinas tersebut, Edy menyatakan belum dapat secepatnya mengganti mereka. Karena masa jabatan dirinya yang belum genap 6 bulan menjadi gubernur Sumut. Pada 5 Maret mendatang persis 6 bulan sejak dilantik September 208.
Namun, Edy mengaku para kepala dinas telah menjalani assessment atau penilaian yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Sabrina. Akan tetapi belum disiarkan secara terbuka hasil penilaian tersebut. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved