Rabu 27 Februari 2019, 16:30 WIB

Wisata Pegunungan Meratus Dipasarkan ke Eropa

Denny Susanto | Nusantara
Wisata Pegunungan Meratus Dipasarkan ke Eropa

MI/ denny

 

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan memasarkan objek wisata Pegunungan Meratus ke negara-negara di Eropa dalam rangka membangkitkan industri pariwisata di wilayah tersebut.

"Dalam beberapa tahun terakhir kita terus mendorong pengembangan industri pariwisata di daerah sejalan dengan program nasional. Tidak hanya objek wisata yang sudah eksis tetapi juga objek wisata baru seperti kawasan Pegunungan Meratus," kata Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Dahnial Kifli di Banjarmasin, Rabu (27/2).

Tak tanggung-tanggung, objek wisata Pegunungan Meratus ini dipasarkan ke negara-negara di Eropa, karena wisata alam banyak diminati wisatawan mancanegara. Kalsel juga telah menjajaki kerja sama pariwisata dengan negara Finlandia.

"Kita mengikuti berbagai kegiatan pameran wisata di Eropa dan direncanakan Maret ini akan datang delegasi dan agen travel dari Finlandia untuk melihat secara langsung objek wisata di Kalsel terutama Pegunungan Meratus," ungkapnya.

Dahnial pun menyebut penetapan kawasan Pegunungan Meratus sebagai Geopark Nasional juga ikut membantu upaya pengembangan pariwisata Kalsel. Geopark Meratus meliputi 36 geosite yang tersebar di 10 kabupaten/kota terbanyak berada di kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.

Baca juga: Geopark Upaya Melindungi Pegunungan Meratus dari Tambang

Adapun geosite yang ditetapkan berupa hutan, goa, air terjun, danau, perbukitan, pegunungan karst, lembah dan sebagainya. Termasuk kawasan pendulangan intan Cempaka Kota Banjarbaru.

Namun diakui Dahnial, pariwisata Kalsel masih jauh tertinggal dibandingkan industri pariwisata daerah lain seperti Bali dan Yogyakarta. Terlebih kondisi perekonomian dan mahalnya tiket pesawat ikut mempengaruhi. Demikian juga infrastruktur pariwisata di daerah masih belum memadai dan memerlukan berbagai pembenahan.

Data Dinas Pariwisata Kalsel, jumlah kunjungan wisatawan domestik sepanjang 2018 sebanyak 780 ribu orang dan wisatawan mancanegara sekitar 10 ribu orang. Pada 2019, pihaknya menargetkan ada peningkatan jumlah wisatawan domestik menjadi satu juta orang. Pihaknya juga terus mendorong wisatawan lokal Kalsel guna menjaga eksistensi UMKM masyarakat sekitar objek wisata.

Sementara Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola Geopark Meratus mengatakan delegasi Kalsel telah mengikuti dua kegiatan Business Forum yang diselenggarakan oleh KBRI Helsinki di Finlandia dan Estonia berupa promosi berbagai daerah tujuan wisata mulai wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan.

"Kita mempromosikan wisata ecotourism kawasan Geopark Gunung Meratus, kawasan konservasi Bekantan, kunjungan ke pasar terapung/floating market Lok Baintan, serta pasar batu permata Martapura," pungkasnya.

Penetapan geopark Meratus, lanjut Fajar, dapat menjamin kawasan pegunungan Meratus bebas ekspansi pertambangan dan perkebunan sawit.(OL-5)

 

Baca Juga

dok.ist

Warga Bandung Deklarasikan Dukungan Relawan Saung Ganjar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 10:27 WIB
Deklarasi Saung Ganjar yang merupakan sekelompok relawan yang dibentuk oleh tokoh masyarakat dan aktivis Jawa Barat yang peduli terhadap...
Dok. BenihBaik

Wujudkan Kampung Batik Karawang untuk Teman-teman Difabel dan Seniman Berkarya

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 10:13 WIB
Sebagai gambaran, Kampung Batik Karawang nantinya akan menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang bisa dikunjungi. Wisatawan akan...
DOK Pribadi.

The Tales of Batik di Concentrix Yogyakarta Raih Penghargaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:10 WIB
Terletak di Lippo Mall Plaza Yogyakarta, Concentrix membangun kantor dengan desain fresh, modern, fun, dan colourful untuk menginspirasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya