Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pesisir Selatan Minta Anggaran Rp20 Miliar untuk Atasi Abrasi

Yose Hendra
24/2/2019 17:40
Pesisir Selatan Minta Anggaran Rp20 Miliar untuk Atasi Abrasi
(Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni -- Ist)

DALAM upaya mengatasi abrasi di beberapa lokasi, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mengusulkan anggaran sebesar Rp20 miliar kepada pemerintah pusat.

Kepala Dinas PSDA Pesisir Selatan Doni Guzrizal menerangkan pihaknya pada 2017 telah mengirim proposal ke Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera). Proposal itu memuat usulan anggaran Rp20 miliar, khusus untuk menangani abrasi pantai di Sungai Pampam, Nagari Koto Nan Tigo, Kecamatan Batang Kapas. "Kami akan bangun batu jette sepanjang 4 kilometer," tegas Doni, Minggu (24/2).

Abrasi pantai terjadi di daerah Sungai Pampam, Nagari Koto  Nan Tigo, Kecamatan Batang Kapas hampir 6 bulan lalu sepanjang kurang lebih 4 km. Dampaknya, satu unit rumah tersapu gelombang pantai.

Kondisi rumah kini sudah tidak lagi ditempati pemiliknya karena kondisi rumah cukup parah. Sebagian besar dinding rumah hancur.

Doni  mengatakan, dia bersama Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni serta Camat Batang Kapas Wendra Revikto turun melihat langsung kondisi abrasi pantai di lokasi tersebut.

"Kami sudah minta PSDA dan BPBD Pessel untuk membuat proposal ke  kementerian pusat, dalam penanganan abrasi pantai dan bencana," tegas  Hendrajoni.

Selain itu, Pemkab Pesisir Selatan melakukan pengerasan jalan sepanjang 3 km. Jalan itu merupakan akses warga untuk membawa hasil melaut.

Camat Batang Kapas Hendra Revikto menuturkan abrasi pantai di wilayahnya itu terjadi sudah hampir enam bulan. Masalah tersebut sudah dilaporkan ke pemda melalui dinas terkait.

Dalam menanggapi hal itu, Doni meminta kepada masyarakat agar bersabar, karena permintaan anggaran masih harus menjalani proses di pusat. "Namun begitu, mudah-mudahan dengan hubungan baik Bupati Pessel Hendrajoni dan pusat proposal anggaran ini bisa terealisasi  secepatnya," ujarnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya