Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (19/2), menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) Tahap I di Hotel Four Points By Sheraton.
KPU Sulsel menetapkan jumlah pemilih kategori daftar pemilih tambahan (DPTb) yang masuk ke Sulsel untuk pindah memilih sebanyak 7.067 pemilih.
Baca juga: Mahfud Sebut Debat Capres hanya Hiburan bagi Rakyat
Sementara untuk DPTb keluar atau pemilih domisili Sulsel yang memilih di luar Sulsel sebanyak 4.478 pemilih. Sehingga, sampai saat ini tercatat total DPT sebanyak 6.161.964 pemilih.
Total jumlah DPTb masuk sebanyak 7.067 dengan rincian pemilih Laki-laki sebanyak 5.029 dan pemilih perempuan sebanyak 2.038. Sedangkan, jumlah DPTb keluar sebanyak 4.478, dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 2.975 dan pemilih perempuan sebanyak 1.503 pemilih.
"Pemilih tersebar dari 25 kabupaten yang ada di Sulsel, 307 kecamatan, 3.047 desa/kelurahan, dengan total keseluruhan Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjumlah 26.356," kata Misna M Attas, Ketua KPU Sulsel.
Tahap II DPTb sekaligus penetapan DPK yang tidak dalam DPT rencananya akan berlangsung pada 10 - 12 Maret 2019 di tingkat kab/kota, lalu 13- 14 Maret di tingkat Provinsi, dan 15 Maret di tingkat Nasional.
Anggota KPU Sulsel Devisi Data Informasi, dan Hubungan Masyarakat, Uslimin menambahkan masih ada 80 ribu lebih pemilih yang belum lengkap dokumen kependudukannya atau belum masuk DPTHP II. "Sampai hari ini masih ada diangka 80 ribu lebih yang belum melakukan perekaman dari 105.000 di Sulsel," imbuhnya.
Baca juga: Menpan-RB Klaim SAKIP Wilayah III Hemat Anggaran Rp6,9 Triliun
Ia berharap pihak Disdukcapil bisa menyelesaikan perekaman KTP sebelum penetapan DPTb tahap 2 dilaksanakan.
"Mudah-mudahan dalam penetapan DPTb tahap 2, 13-14 Maret nanti, untuk tingkat provinsi dari Disdukcapil bisa menyelesaikan perekaman KTP khususnya untuk pemilih AC, termasuk penghuni lapas yang sampai saat ini masih banyak yang belum melakukan perekaman," harap Uslimin. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved