Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AGENDA konsolidasi relawan KH Ma’ruf Amin (KMA) di Jawa Timur, dijadikan ajang silaturahim oleh Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin. Putra kelima calon Wakil Presiden nomor urut 01 itu menyempatkan diri menemui sejumlah pengasuh pondok pesantren.
Usai memberikan pengarahkan terhadap puluhan simpul relawan KMA di Bojonegoro, Kamis (14/2) kemarin, Gus Oqi-panggilan akrab Ahmad Syauqi-bertandang ke kediaman pengasuh Ponpes Abu Dzarrin, Bojonegoro, KH Kholiq AM, Jumat (15/2).
Dalam silaturahimnya itu, Gus Oqi berharap Kiai Kholiq ikut membantu menyolidkan warga Nahdlatul Ulama (NU) dalam pemenangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pemilihan Umum Presiden 17 April 2019 mendatang.
Itu karena Kiai Ma’ruf juga merupakan simbol NU.
Gus Kholiq-panggilan Kiai Kholiq-pun mengaku tidak ada alasan bagi warga NU untuk tidak memilih Kiai Ma’ruf.
”Pilpres kali ini sudah bukan sekadar urusan memilih pemimpin. Tapi sudah soal ideologi. Nah, warga NU bersikap jelas soal ini,” tuturnya.
Setelah bertandang ke Ponpes Abu Dzarrin, Gus Oqi melanjutkan silaturahim ke beberapa ponpes lainnya. Di antaranya Ponpes Lirboyo dan Al Falah, Ploso, Kediri. Di Ponpes Lirboyo, Gus Oqi ditemui Gus Reza Ahmad Zahid.
Sementara di Ponpes Al Falah, Ploso, Gus Oqi disambut putra KH Nurul Huda, Gus Kautsar Nurul Huda.
Baik Gus Reza maupu Gus Kautsar sama-sama menyatakan akan menyolidkan warga NU untuk mendukung Kiai Ma’ruf Amin.
Keduanya juga berpesan agar Gus Oqi tidak berhenti menjalin silaturahim kepada warga NU, khususnya para gus di Jatim.
Mendengar hal itu, Gus Oqi pun mengaku senang.
Sebab, dia berharap Kiai Ma’ruf mendapat dukungan penuh dari warga NU di Pilpres nanti.
"Abah bersedia menjadi cawapres bukan untuk dirinya sendiri. Akan tetapi, beliau ingin mendedikasikan hidupnya untuk umat khususnya warga NU,” tandasnya.
Gus Oqi, yang juga Ketua Dewan Penasihat Master C19 Portal KMA, akan memenuhi harapan Gus Reza dan Gus Kautsar untuk menjaga silaturahim dengan para gus.
”Insya Allah, silaturahmi ini bukan sekadar untuk Pilpres. Tapi menjaga silaturahmi sudah menjadi kewajiban kita semua sesama warga NU,” pungkas Gus Oqi. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved